Ambon, Maluku
Pertengahan Maret lalu, secara impulsive ibuku menerbangkan aku dan adik-adikku ke Ambon, Maluku. Yak tiba-tiba sekali kami pergi liburan ke Ambon, the city of music itu. Hmmmm
Kota yang berada di timur Indonesia ini sangatlah indah, damai sekali sangat berbanding terbalik dengan Jakarta. Dikelilingi oleh laut, jalannya sepi, bahkan kotanya juga tidak begitu semerawut. Aku jadi memiliki mimpi baru, aku akan menghabiskan masa tuaku di tempat yang seperti ini. Sepi dan dekat dengan pantai, memang kombinasi paling pas..
Aku dan adik-adiku hanya jalan-jalan tiga hari di sana, tetapi kami khatam mengililingi pulau Maluku. Memangsih kami tidak sempat untuk menyebrang ke Pulau Seram atau Kai.. Tapi tidak apa-apa, bisa berenang di empat pantai yang berbeda dan satu-satu aku selami adalah cukup. Aku bersyukur akhirnya bisa berenang di timur Indonesia, lautnya begitu indah aku sampai tidak tahu kata-katanya yang pas selain indah hehe lebih baik apa ya menggunakan kata apa lagi.. Walaupun hanya snorkling, tidak diving (dikarenakan aku tidak memiliki diving lisence) aku tetap dapat melihat betapa indahnya bawah laut Ambon ini. Ah pokoknya sulit sekali dideskripsikan, terumbu karangnya megah, ikannya sangat beraneka ragam, dan lautnya sendiri amat jernih. Ditambah kalau dilihat dari atas kapal rasanya enak sekali melihat kombinasi warna biru dan hijaunya. Magnificently beautiful gituuuu
Menurutku Ambon sangat worth-it untuk dikunjungi, terlepas penerbangannya yang memakan waktu sekitar empat jam dari Jakarta (ini adalah rintangan terberat karena aku tidak suka terbang). Aku akan ke sana lagi sepertinya nanti. Nyebrang ke Pulau Seram dan mengunjungi pantai Ora, dan ke Pulai Kai juga yang katanya tidak kalah indah dengan Raja Ampatnya Papua Barat. Hahaha padahal dari Ambon ke Papua Barat hanya tinggal naik pesawat kurang dari 2 jam kali yaaa, andaikan aku punya waktu lebih mungkin akan dijabanin sekalian terbang ke sana dari Ambon. Tapi yasudahlah mungkin kesempatan lain, untuk bisa menikmati seluruh keindahan Indonesia kan memang membutuhkan waktu (:










