Ada yang hari ini sedang kuat-kuat bertahan mempertahankan sebuah hubungan. Rela dilukai sedemikian rupa pada seseorang yang sejatinya tidak sedetik pun memperhatikan.
Ada yang hari ini sedang menangis menahan sakit. Hanya untuk tetap terlihat tegar. Menukarkan segala luka hanya agar dia tidak pergi memalingkan muka.
Ada yang hari ini sedang setia menatap layar kaca. Menunggu kabar dari seseorang yang entah sedang ada di mana. Yang hanya bisa berharap dia baik-baik saja, tanpa mau berpikir hal-hal lainnya.
Ada yang hari ini sedang bertanya pada diri sendiri. Perihal siapa yang ia perjuangkan, siapa yang ia maafkan, dan siapa yang ia pertahankan. Yang dulu pernah sangat manis mengutamakan. Yang sekarang selalu menghilang pergi tanpa pernah meninggalkan pesan.
Ada yang hari ini sedang membaca tulisan ini. Mulai berpikir dan mulai merasa; tapi pada akhirnya, ia tetap bertahan pada satu cerita yang di dalamnya ia selalu menjadi pilihan kedua. (Brian Khrisna - Merayakan Kehilangan hal. 32-33)