Aku tidak tahu apa yang akan terjadi setelah ini. Denganku atau dengan duniaku.(anxiety, worry)
Kamu tahu bahwa aku percaya akan ada satu titik cahaya yang bersemi diatas lapangan hijau yang nantinya bertumbuh bunga cantik dan bermekaran. (optimism, happiness)
Kita bisa bersenandung bebas lepas tanpa menghiraukan siapapun yang mengomentari bahwa suaramu tidak bernada atau intonasimu melebihi pitch yang sesungguhnya. (need of free from authority figure)
Aku bisa tertawa lepas melihat anak-anak di sekitar pagar runcing di kebun belakang buah stroberi. Mereka mengendap ingin mengambil buah itu, namun mereka tidak berani. Mereka ingin, tapi tak mereka lakukan, Tertawaku, menjadi seruan untuk membakar rasa penasaran mereka, dan lakukan apapun yang ingin mereka lakukan. Dengan catatan, selama itu benar! (funny-silly, curious, guilt, too high superego)
Di sisi pandangan yang lain, aku melihat ia yang bermuka serius dan begitu bersemangat menarik benang yang menerbangkan layangan jauh diatas tingginya pohon dan tiang-tiang listrik. Ia berlari, mengulur dan menarik benang yang ia genggam erat, seakan-akan tak akan pernah ia lepas walau sedetikpun, Ia akan menggenggam kuat apa yang ia inginkan, dan apa yang ia miliki. (others can perceived you are too serious, commitment, devoted, possessive)
Senja pun berlalu, dan kini hari berganti malam. Ibu tengah memasak sup hangat di dapur yang aromanya tercium sampai keluar jendela ruang tamu. Ayah yang baru saja pulang sehabis bekerja, tampak sumringah menghela nafas merasakan rasa yang tak sabar ia nikmati. Seluruh keluarga berkumpul, dengan sang vokalis terus bersenandung lagu-lagu yang penuh inspirasi dan mencerahkan hati, sang petualang yang terkadang takut melawan gundah dan gelisah aturan masyarakat walau sebenarnya memiliki keberanian yang sangat besar, dan sang penakluk yang menjaga amanah sebsar jiwa raganya. (husband and wife role, heart-warmed family, inspiring, different is unique)
Duduk melingkar di satu meja, membentuk sebuah, kepribadian.
(collect them all the psychological sense of each sentences above, and surely you can read myself through this unstoppable thought story)
*You can try this (your own personality story) by writting down all the pop-up words in your mind, whatever it is, don’t read it until finish, just go with it, don’t use backspace or anything else, you are free to express yourself no matter what they yourself said (maybe this too awkward, cheesy, or teu nyambung, nya keun we lah). At the end, you can feel the emotion of your sentences, and name it by the best describable psychological sense. And collect them all, integrated to be your own personality).
Tag @likalulu @novieocktavia ah, cobain deh :)