Gouache 60x80 cm Affiche pour Rock This Town #13 PAU 2020

seen from Puerto Rico

seen from United States
seen from China

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Jordan
seen from Russia
seen from United States
Gouache 60x80 cm Affiche pour Rock This Town #13 PAU 2020
📣 le deuxième volume de la formidable fresque de Pascal Françaix consacrée à la notion de CAMP dans le cinéma anglo-saxon 1960-1980 vient d’arriver ! Après le premier volume consacré au cinéma d’horreur et d’exploitation, ce deuxième volume chante les louanges de la comédie, du musical et le cinéma pop à travers les figures, entres autres, de Jerry Lewis, Mel Brooks, Blake Edwards, Bob Fosse ou Ken Russell… Joyeux et indispensable livre de cinéma ! #cinema #camp #cinema #popcamp #comedie #filmmusical #librairie #mollat #bordeaux (at librairie mollat) https://www.instagram.com/p/CdfkQx3DRDO/?igshid=NGJjMDIxMWI=
Un remake de West Side Story sortira en décembre prochain
Soixante ans de cela, West Side Story est sorti au cinéma. Steven Spielberg compte proposer un remake fidèle à ce film musical en décembre prochain. Parmi les acteurs à l’affiche du nouveau long-métrage, il y a Ansel Elgort et Rachel Zegler.
Vox Lux : un film musical avec Natalie Portman
Nous venons d’apprendre que Natalie Portman sera prochainement l’actrice principale d’un film musical intitulé « Vox Lux ». Pour séduire son public, le réalisateur a fait appel à Sia pour composer la bande-originale de ce long-métrage.
[Review Film] The Greatest Showman
“ You don’t need the whole world to love you. Just a few good people. “
First of All, I’M LOVING THIS MOVIE. THE SOUNDTRACK PLAYING IN MY HEAD LIKE MILLION TIMES. But! Review is still a review, so let’s break in.
P.T Barnum (Hugh Jackman), anak dari penjahit yang memiliki imajinasi luar biasa, awalnya seorang pegawai kantor yang kemudian bangkrut. Lalu mencari cara untuk menghidupi keluarganya dengan cara membangun museum lilin dengan pinjaman bank. Namun museum lilinnya tidak laku dan PT Barnum berencana untuk membuat pertunjukan hidup dengan orang-orang yang ‘aneh dan luar biasa’. Namun tidak semua orang menyukainya, bahkan kritikus membencinya. Bagaimana P.T Barnum dan sirkusnya dapat bertahan?
Bahas dari cerita dulu, cerita ini based on True Story, bagaimana P.T Barnum membangun sirkus ternama Ringling Bros. and Barnum & Bailey Circus. Beberapa part of it, memang benar adanya namun beberapa juga tidak ada. You know what I mean. Kalau dibahas ceritanya dari segi ‘professional critics’, ceritanya PAYAH. Why? Karena pertama, ceritanya sangat mudah ditebak (SANGAT) dan ceritanya kamu pasti sudah tau film ini akan dibawa kemana. Alurnya terlalu cepat dan terasa ‘mudah sekali’. Sayangnya, konfliknya tidak dibangun lebih dalam dan udah cepet selesai gitu. Ceritanya tidak dibuat menarik dan hanya datar saja. Beberapa dialog juga menurutku kurang, coba saja dialognya lebih berani dan lebih panjang sedikit mungkin bisa membangun konflik lagi.
Anyway, I’m done with critics-non spoiler thing, I’m doing with spoilers now
Yang sangat disayangkan beberapa part : PT Barnum merekrut Phillip Carlyle (Zac Efron) dengan maksud melebarkan sayap untuk meraih kaum kelas atas (atau bangsawan) namun menurutku sama saja. Tidak ada wujudnya, tidak ada perubahannya. Penontonnya tetap sama dan settingan sirkusnya tetap sama. Peran Philip Carlyle disini terasa kurang partisipasinya terhadap sirkus, hanya sewaktu mereka diundang ke Ratu Victoria, itupun tidak perform dan mengenalkan Jenny Lid. Jadi fokus melebarkan sayap hanya kepada Jenny Lid bukan sirkus. Dan Philip Carlyle ini memang diperuntukan untuk penerus sirkus itu saja. Part disini bisa dibangun lebih bagaimana Philip bisa mencari cara melebarkan sayap sirkus ke kaum bangsawan walaupun misalnya gagal.
Percintaan Philip Carlyle dengan Anne Wheeler (Zendaya) juga kurang. Masa tiba-tiba sudah suka begitu saja? Bagaimana peran kakaknya Anne Wheeler? Seharusnya bisa ditambahkan karakter kakak yang melindungi adiknya, jadi peran W.D. Wheeler (kakaknya) disini juga kurang. Dan aku butuh alasan kenapa si Philip Carlyle bisa suka dengan Anne? Please give me reason, not just ‘tatapan mata’ I don’t get it
Perselingkuhan Jenny Lid (Rebecca Ferguson) dengan PT Barnum juga kurang dalam. Gagal begitu saja, bisa juga sewaktu Jenny Lid ditolak PT Barnum, dialognya lebih ngena atau lebih mengancam, tapi tidak. Ketika Charity Barnum-istrinya marah juga dialognya kurang, suasananya juga kurang dan ketika PT Barnum ke rumah orangtuanya, orangtuanya juga tidak marah atau mempermasalahkannya. Like seriously? Gitu aja?
Daaaaaan beberapa hal masih terasa kurang dari sisi cerita.Salah satu contoh juga, bisa ditambahkan bumbu tim sirkus yang marah dan cemburu PT Barnum menelantarkan mereka dan lebih memilih Jenny Lid. Well, ceritanya kurang berat sih menurutku. Kalau kamu pernah nonton film animasi Sing (2016), ceritanya hampir mirip loh, sangat mirip bahkan. Oke done untuk ceritanya.
Untuk pengembangan karakter? Yes. Ada beberapa sangat dikembangkan dari awal hingga akhir, PT Barnum, Philip Carlyle dan juga Lettie Lutz. Tapi as you know me, aku kurang begitu suka banyak karakter namun tidak ada “isinya” jadi hanya sekedar karakter dalam film sudak. Ditampilkan tapi dialog dan peran kurang berasa.
Visual? BEST! Bagus banget, di awal cerita sudah dibuka dengan show PT Barnum menyanyikan “The Greatest Show” dan dilanjut dengan cerita dia di masa kecil. Keren. Visual sirkus yang kaya dan penuh warna akan kamu temukan disini. Kostum dan setting kotanya bagus dan cocok dengan eranya. Dan scene dari scene perubahannya mulus dan cantik sekali. Ada beberapa saat mereka menyanyi dibuat slow motion, and yes it makes super awesome. Dan ketika Charity Barnum menari seakan-akan dengan PT Barnum namun tidak, hanya dengan korden ternyata dan bayangannya bikin visualnya keren. Belum lagi ketika adegan bernyanyi PT Barnum dengan Charity di atap dengan laundry mereka. SUPER COOL!
Musikal? SUPERRRRRRRR GOOOOODDD! Lagunya-lagunya catchy dan bagus. Koreo-nya juga bagus banget benar-benar manjakan mata banget dan pengen buat kamu ikutan nari disitu. Dan disini memang dibangun “FUN MUSICAL“ yang bisa buat kamu enjoy untuk nonton. Musiknya cenderung upbeat dan pop-rock. Nah disini, yang membuat film ini mondok sampai 7 tahun, karena Michael Gracey (sutradara) masih bingung mengenai musiknya, karena musiknya sesungguhnya tidak sesuai jamannya.
Lagu-lagunya dibangun dengan lirik yang super bagus dari Justin Paul & Benj Pasek, pemenang Oscar untuk film La La Land. Dan punya lirik yang dalam, terutama untuk “This Is Me”. Lagu itu dinyanyikan oleh Lettie Lutz yang diperankan oleh Keale Seattle dan she slayed that song. Bagus asli. Nyanyi dari hati banget gila. You should hear she singing it. Lagu “Rewrite The Stars” juga dibawakan dengan apik oleh Zac Efron dan Zendaya, plus ditambah dengan adegan menyanyi with trapeze. Lagu “A Million Dreams” juga bagus, vokalnya dibagi menjadi Ziv Zaifman, Hugh Jackman dan Michelle Williams. But if you ask me, I like “The Greatest Show” song. Because it’s really teatrical and musical yet have a deeper lyrics inside.
How about compare to La La Land? Buat La La Land, ceritanya bagus dan “beda” apalagi endingnya yang bikin ngenes. Openingnya juga memorable banget, Another Day of Sun dinyanyikan diatas kap mobil. Oke fix. Lagu-lagu La La Land bagus banget (terutama City of Stars-menurutku) namun lebih terkesan galau dan little bit gloomy. Not a fun musical though. Sedangkan The Greatest Showman jauuuuuuh lebih fun musical dan teaterical. Kamu bakal dimanjakan oleh visual, color, custom and character. Lagu-lagunya juga lebih upbeat dan kekinian if you wanna say that, karena lebih ke pop (La La Land lebih ke jazz).
Jadi, nonton tidak? YOU SHOULD WATCH THIS! IF YOU LIKE MUSICAL MOVIE. SUPER GOOOOOOOD! Terutama Hugh Jackman, dia bisa menyanyi, menari, acting dan menangis di waktu yang sama. WOW. Imagine Wolverine sings! Haha
My rating : 8/10
IMDB : 8/10 | Metascore : 48/100 | Rotten tomatoes : 55% (Audience Score: 90%)
THE GREAT AMERICAN BROADCAST. Revised Final Script for the 1941 film musical, starring Alice Faye, John Payne, Cesar Romero, and The Ink Spots. This Alice Faye vehicle was put together as a tribute by Fox to the twentieth anniversary of commercial radio, with appearances by airwaves favorites such as Dick Powell, Fred Allen, The Ink Spots, The Nicholas Brothers, and The Wiere Brothers. A little shaky on history, heavy on nostalgia, and thoroughly entertaining. [email protected] #vintagescript #filmmusical #alicefaye #theinkspots #dickpowell #thenicholasbrother #africanamericancinema
SPRINGTIME IN THE ROCKIES (1942). Betty Grable’s spectacular screen debut. Revised Final Script for the 1942 film musical, also starring Carmen Miranda, John Payne, Cesar Romero, Edward Everett Horton, and Harry James. One of the greatest Technicolor musicals produced by Fox in the 1940s, making grand use of the “let’s move the action from the city to the country” approach, employing Harry James and his orchestra at their peak, and pulling out all the stops on the musical numbers--with Carmen Miranda’s version of “Chattanooga Choo-Choo” and the debut of the classic song, “I Had the Craziest Dream” topping things off. [email protected] #vintagescript #filmmusical #bettygrable #cesarromero #technicolor
THAT NIGHT IN RI(O (1941). Revised Final Script for the 1941 film musical (here under the working title, “The Road to Rio”),Based on the 1934 play, “The Red Cat” by Rudolph Lothar and Hans Adler, and starring Alice Faye, Don Ameche, and Carmen Miranda. A musical remake of “Folies Bergere” (1936), which was in turn based on the 1934 Broadway play, “The Red Cat.” Another grand entry in Fox's canon of stellar Technicolor musicals from the 1930s and 1940s, with Ameche playing a dual role (husband and lover), Carmen Miranda in full South American splash mode, and Alice Faye left to decide what to do. [email protected] #foliebergere #technicolor #filmmusical #donameche #alicefaye #carmenmiranda #vintagescript