Aku menderita sepanjang jalan dan kau hanya melihat aku yang baik-baik saja.
Aku kehilangan seleraku untuk makan, menulis dan berbicara, dan kau hanya melihat aku yang ceria setiap kali menatap dunia.
Padahal, aku telah kehilangan semua yang ku punya. Harapan, cinta dan kehidupan. Semuanya sirna dalam satu hari yang ingin ku lupa seumur hidupku. Dan yang kau lakukan hanyalah mengatakan hal-hal fana yang akan selalu menjadi fana.
Bodohnya, aku selalu percaya.













