UAS = Liburan
Yeah, buat saya dan banyak orang yang lain, masa-masa UAS berarti masa-masa liburan. Bayangkan, UAS itu panjangnya sekitar 3-6 halaman folio dua minggu plus plus. Sedangkan, semester 6 ini saya cuma ambil 5 matkul yang kebetulan jadwal UAS-nya 4 hari berturut-turut yang berarti.. 1,5 minggunya full libur. Horay!
Nggak full libur juga sih *sigh*. Tapi cukuplah bikin saya mengenyam kehidupan normal harian zaman kelas XI SMA dulu: full-day browsing&blogwalking, jejees (jalan-jalan sore), menikmati matahari terbenam di rumah, begadang buat nonton dvd/bioskop jadi-jadian di chanel tv, dsb. Plus quality time w/ beloved ones, aww! <3
Eh, ada yang kelupaan: belanja! Apa lagi yang lebih menyenangkan bagi para cewek selain belanja? :)) Tepatnya, itulah yang saya lakukan hari Sabtu ini. Kira-kira 2 minggu lalu, alhamdulillah saya dapat rezeki dari pencairan hadiah suatu event (jangan tanya, hihihi). Niatnya sih mau dibeliin emas logam mulia buat investasi, eh malah dimarahin si mamah, katanya, "Kamu tuh masih kuliah, kejauhan amat mikirnya. Kenapa gak buat belanja aja? Itung-itung ngasih hadiah ke diri sendiri." Dengan senang hati titah dilaksanakan, Mah.
Novel dwilogi Andrea Hirata ("Padang Bulan" & "Cinta di Dalam Gelas"), "The Journeys" (yang "Your Job Is Not Your Career" punya Cookie)... jelas butuh lebih banyak buku buat bekal KKNM nanti. Segera menyusul.
(Marie Claire)
Jatuh cinta pada pandangan pertama sama motif haknya, aksen pita bersilang di belakangnya, plus variasi detilnya yang teteep senada.
Beres belanja ke sana ke mari pastinya lafarrrr -apalagi si Cookie. Nyate dulu yuk di Sate Anggrek Elmirah/Nawani di Jl. Anggrek - Riau. Seporsi sate ayam + seporsi sate kambing + dua porsi nasi + dua es teh manis = Rp29.000.
Ngomong-ngomong soal makanan, saya dan si Cookie lagi kecanduan Kripik Bangor (yup, mungkin ini masih tergolong fenomena latah Keripik Mak Icih). Yang bikin beda adalah kemasannya. Si Kripik Bangor (Rp10.000/bungkus) ini berani mengklaim kalau produknya bebas zat pewarna dan zat perasa (ah masa? walohualam).
(PERHATIAN! 100% cemilan bukan culametan -asli bikin ngakak)
Tapi yang khas itu bumbunya. Selain bumbu pedas cabe, untuk varian rasa Original, ada bumbu lain yang digunakan. Semacam taburan bumbu kalau kita beli singkong melepuh gitu. Nyamm!
Satu lagi tentang kuliner, yang di bawah ini adalah kue kering yang saya paling nggak tega buat memakannya. Too cute it hurts! :(
*
Kami pun melanjutkan acara jejees. Next destination: toko ikan!
Toko ikan koi, ikan hias, ikan air tawar, ikan laut, kodok hias, ular laut, akuarium, aksesoris, APAPUN yang berhubungan sama ikan ini bernama Laksana Akuarium di Jl. Karapitan, Bandung. Ini adalah toko ikan terlengkap yang pernah saya masuki, rasanya kayak berada di surga. Beneran mouth-watering.
Niatnya sih mau beli terowongan kayu pakis, tanaman air, sama bebatuan kali buat dekorasi kolam rumah, tapi ternyata uang di dompet hanya cukup buat parkir. Hiks.
Dan di sayap kanan toko, kami menemukan dua akuarium besar (saking besarnya saya pun bisa snorkeling di dalamnya!) berisikan BANYAK terumbu karang, anemon laut, dan ikan-ikan khas perairan laut dangkal.
(akuarium terumbu karang I: tinggi saya -166 cm- kira-kira setengahnya)
(akuarium terumbu karang II: luasnya kira-kira dua kali bathtub)
Di lantai, ada bak besar berukuran kira-kira 3x1 meter berisikan bagian terumbu karang siap jual. Bentuknya persis seperti yang saya lihat di Pulau Tidung dulu yang berarti... asli.
Err, bukannya mengambil terumbu karang itu ilegal ya? Untuk keperluan bisnis pula. Bagaimana ini bapak ibu aparat?
*
Sekian cerita jalan-jalan hari ini.
Lho, belajarnya kapan? Menyomot kata-kata si Cookie, "Ujian setiap tahun itu ada empat kali. Durasi tiap ujian itu cuma dua jam! Ngapain juga belajar lama-lama." SESAT? Emang. *mahasiswa semester awal dilarang baca*
.
p.s. nyobain pake kerudung yang baik dan benar dalam rangka persiapan KKNM. konon bakal ada acara pengajian bareng ibu-ibu. pantes gak? ;p












