SUARA JEMBER NEWS, Nasional - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendorong pemerintah pusat dan daerah tidak menjadikan program vaksinasi sebagai dasar pembukaan sekolah tatap muka pada Juli 2021. Pemerintah harus menjamin bahwa penerapan prosedur operasi standar (POS) protokol kesehatan bisa dijalankan dan dipatuhi seluruh warga sekolah.
“Vaksinasi guru bukan menjadi dasar pembukaan sekolah tatap muka, tapi penyiapan infrastruktur dan protokol kesehatan adalah dasar utama,” kata Sekjen FSGI, Heru Purnomo, dalam keterangan tertulisnya kepada Beritasatu.com, Rabu (17/3/2021).
Pemerintah telah menetapkan guru sebagai kelompok prioritas tahap kedua pemberian vaksinasi Covid 19. Guru termasuk kelompok petugas pelayanan publik yang memiliki interaksi dan mobilitas tinggi dalam pekerjaannya. “Meski siswa belum divaksin, namun pemerintah merencanakan buka sekolah tatap muka usai seluruh guru selesai di vaksin pada Juni 2021,” kata Heru.
Dengan kondisi itu, Heru berpendapat pemerintah perlu memastikan penerapan protokol kesehatan dilakukan secara tepat mengingat masih ada kemungkinan orang yang divaksin bisa tertular Covid-19.
FSGI menggelar survei “Persepsi Guru Atas Program Vaksinasi” diikuti 2.406 guru dari 23 provinsi di Indonesia. Dari total responden sebanyak 2.406 guru, mayoritas sebanyak 94,85% telah mengetahui informasi mengenai vaksinasi Covid 19 bagi guru. Namun, selebihnya 4,15% tidak mengetahui informasi ini.
Read the full article