Sebuah Tawa dari ciptaanNya
Rindu melihat tawa Angin sejuk memberikan sebuah ceritanya beserta lara Ada masa dimana kita tak lagi bersama Dan akan selalu ada cerita yang awali dengan sebaris do'a
Padi semakin tumbuh merunduk atas perintah sang maha kuasa Rindu sang pencipta juga kepada ciptaanya Rasa kehilangan kini tumbuh menjadi sebuah derita Entah sampai kapan rasa ini ada
Ingin lupa tentang sang ciptaanNya selalu menjadi sebuah tanya, mengapa ?
Tawa dan canda yang dulu selalu tercipta kini hilang entah tak tau kemana Terlunta lunta mengejar sebuah tawa yang sama Sayang, tawa itu pudar, dan tak lagi berwarna Dan sebuah tawa adalah sesuatu yang berbeda
Bukan lagi mengisyaratkan sebuah tanda bahagia Engkau masih ciptaanNya yang sama, hanya saja tawamu kini lebih bahagia dengan yang lainnya











