- GraffitiStad Oss, 1985-1995 - 2022 - 20.9-29.7 - softcover -
seen from China
seen from United States

seen from Romania
seen from United States
seen from China
seen from China
seen from Malaysia
seen from China
seen from Germany
seen from India

seen from Czechia
seen from China
seen from Russia
seen from United States

seen from United States

seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from China
- GraffitiStad Oss, 1985-1995 - 2022 - 20.9-29.7 - softcover -
BackJumps SketchBook - 1999 - ISBN 3-980-6846-0-1
Softcover - Oblong 20.9-15cm
#Repost @sulungwidya (@get_repost) ・・・ #latepost #lastnight "KERETA TANPA GERBONG" (class of 2001-2003)... Kembalinya BLUES, CHILL, COPS, EL KAMPRETO.... @tagkingstore @electrohell2003 @malariahouse_ @juarrraduunia @acehousecollective #afteralltheseyears #keretatanpagerbong #reunion #yogyakartagraffiti #earlyykgraffiti #graffhistory #Blues #chill #cops #elkampreto #rhemacans #electrohell #malariahouse #juaradunia #dinaskebudayaanyogyakarta (at Special Region of Yogyakarta)
Kereta Tanpa Gerbong merefleksikan kekuatan individu para bomber, dimana pada tahun-tahun ini (2001-2003) ternyata melahirkan individu-individu yg telah meletakkan "rel" yang kelak akan dilewati oleh gerbong-gerbong pembawa kultur graffiti. Tidak banyak yang tahu siapakah mereka ini.. . Pada seri rangkaian program After All These Year(s) kali ini, kami mengundang mereka secara khusus untuk menghidupkan kembali mesin-mesin lokomotif yang telah lama mereka tinggalkan... . #afteralltheseyears #earlyykgraffiti #graffhistory #yogyakartagraffiti #rhema #electrohell #malariahouse #dinaskebudayaanyogyakarta #keretatanpagerbong #tembokkamitakakanruntuh
#Repost @sulungwidya (@get_repost) ・・・ Kereta Tanpa Gerbong merefleksikan kekuatan individu para bomber, dimana pada tahun-tahun ini (2001-2003) ternyata melahirkan individu-individu yg telah meletakkan "rel" yang kelak akan dilewati oleh gerbong-gerbong pembawa kultur graffiti. Tidak banyak yang tahu siapakah mereka ini. . Pada seri rangkaian program After All These Year(s) kali ini, kami mengundang mereka secara khusus untuk menghidupkan kembali mesin-mesin lokomotif yang telah lama mereka tinggalkan. . Tagging Party..daftarkan dirimu para handstyler..Tunjukkan Handstylemu. Release Party "Pukul Balik" Compilation Album..dapatkan albumnya..GRATISSS!!! @acehousecollective @tagkingstore @electrohell2003 @malariahouse_ MALAM INI!!!! . #afteralltheseyears #earlyykgraffiti #graffhistory #yogyakartagraffiti #rhema #electrohell #malariahouse #dinaskebudayaanyogyakarta #keretatanpagerbong #tembokkamitakakanruntuh (at LaMastaFamilia)
#Repost @acehousecollective (@get_repost) ・・・ Mari para khalayak bomber di Jogja dan sekitarnya kita mengenang dan menapak tilas dedikasi para bomber untuk tragedi di kota ini dengan alunan beat hiphop yang mebahana 😄 Tahun 2006, pasca gempa bumi besar yang melanda Yogyakarta, beberapa graffiti artist membuat sejumlah karya yang diantaranya berada di Jembatan Kewek dan Jalan Kusumanegara. "Yogya Pasti Bangkit" adalah kata-kata yang mereka pilih sebagai penyemangat untuk warga Yogya di kala itu. Dengan semangat "Yogya Pasti Bangkit", kami mengundang crew graffiti yang lahir di tahun 2006 seperti; Squad Writer Team, Horny Street Crew, dan YSAC untuk live graffiti di Ace House dan satu tempat rahasia, sebagai salah satu seri rangkaian program After All These Year(s) . #afteralltheseyears #earlyykgraffiti #graffhistory #yogyakartagraffiti #rhema #electrohell #malariahouse #dinaskebudayaanyogyakarta #yogyapastibangkit #tembokkamitakakanruntuh (at Special Region of Yogyakarta)
Room 2 part 2 Still run now, Yogyakarta Graffiti archives exibhition @acehousecollective ・・・ After All These Year(s) . Pembukaan Sabtu, 14 Oktober 2017 16.00 WIB Ace House Jalan Mangkuyudan 41 Yogyakarta 55143 . Tidak banyak cerita yang terungkap mengenai perkembangan graffiti di kota Yogyakarta khususnya pada medio awal 2000an. Sekalipun ada, narasi dan artefak yang beranjak dari masa itu hanya menjadi pengalaman eksoterik semata, yang tersimpan sebagai dokumen pribadi dan terabaikan. After All These Year(s) kemudian menjadi momen dimana fragmen kultural yang selama ini tak tampak kembali dipresentasikan dalam format retrospektif melalui dokumen dan arsip pribadi para bomber; DEKA, ROT/LOVEHATELOVE, TAT (TATSOY), MADS, MUCK, dan GRAFORCE. . #acehousecollective #afteralltheseyears #yogyakartagraffiti #graffiti #tembokkamitakakanruntuh #graffhistory #earlyykgraffiti #electrohell #malariahouse #rhema #jogjabiennale2017 #parallelevent #dinaskebudayaanyogyakarta (at Ace House Collection)
#Repost @acehousecollective (@get_repost) ・・・ After All These Year(s) . Pembukaan Sabtu, 14 Oktober 2017 16.00 WIB Ace House Jalan Mangkuyudan 41 Yogyakarta 55143 . Tidak banyak cerita yang terungkap mengenai perkembangan graffiti di kota Yogyakarta khususnya pada medio awal 2000an. Sekalipun ada, narasi dan artefak yang beranjak dari masa itu hanya menjadi pengalaman eksoterik semata, yang tersimpan sebagai dokumen pribadi dan terabaikan. After All These Year(s) kemudian menjadi momen dimana fragmen kultural yang selama ini tak tampak kembali dipresentasikan dalam format retrospektif melalui dokumen dan arsip pribadi para bomber; DEKA, ROT/LOVEHATELOVE, TAT (TATSOY), MADS, MUCK, dan GRAFORCE. . #acehousecollective #afteralltheseyears #yogyakartagraffiti #graffiti #tembokkamitakakanruntuh #graffhistory #earlyykgraffiti #electrohell #malariahouse #rhema #jogjabiennale2017 #parallelevent #dinaskebudayaanyogyakarta (at LaMastaFamilia)