Tekad, Pengorbanan, dan Perjuangan
"Holiday's almost over. It's time to enjoy the rest of them. Perhaps, some people just stay home at the rest of their holiday, but some people decided to go somewhere. Maybe some people take the rest of their time alone, but some people take the chance and stay together. While you're still young, there's a lot of passion inside to be released. While you're still young, there's encouragement of curious to test the limit of their own. While you're still young, making as much as experiences are needed. Explore what left inside. Left the fear and stay strong."
Woohoo! Finally, I've got some experiences of hiking. Yeaah, gue akhirnya pergi hiking juga! Rasanya masih gak percaya gue pernah ngerasain pengalaman yang sebegitu mengesankan! But I did!
Sekitar 16jam yang lalu, gue ngerasain yang namanya sensasi! Senang, girang, lelah, semangat, perjuangan, juga kebanggaan. Well, it's my first time! I'll tell you then.
Dimulai dari sini. Semua rangkaian cerita hari itu, disini. Langkah kami menuju puncak Nglanggeran Gunung Kidul. Awalnya gue sebenernya gak pengen ikutan karna ada kepentingan lain, namun apaboleh buat, dorongan hati yang begitu kuat semakin memantapkan langkah kaki menyelingkuhi kepentingan itu. Dengan pertimbangan bahwa ini adalah liburan terakhir sebelum menghadapi perkuliahan yang jadwalnya seakan tak memberi ruang kebebasan. Menyesal? Dengan semua keindahan alam dan pesona sunset yang gue dapetin, gue rasa tidak. Bayangkan gambar-gambar ini..
Bahkan kalau gue gak kesini, masih biasa kelihatannya. Tapi setelah gue sampe sini, you have to try it by yourself!
Sekitar pukul 13.30 kami berangkat. Dengan beranggotakan 21 orang dan beberapa motor, kami bertekad ingin LIBURAN. Bermodal nekad dan ketidaktahuan kami paksakan langkah kami menapaki setiap medan yang menghadang. Melewati setiap keputus-asaan dan beratnya langkah kaki. Berharap secerca sinar kebebasan segera terlihat. Ya, sinar sunset di puncak Nglanggeran.
Perjalanan yang begitu menguras tenaga. Menapakkan kaki pada batu dan kerikil serta pasir untuk meraih tujuan kami. Menghargai arti kebersamaan dan menguatkan satu sama lain.
Gue sempet kepikiran lirik lagu berjudul "Let it go" yang begini bunyinya:
~ It's funny how some distances make everything seem small And the fears that once controlled me can't get to me at all It's time to see what i can do, to test the limits and break through ~
Sepertinya lirik itu jadi semangat gue buat melangkahkan kaki yang semakin melemah.
Dengan semua tekad dan semangat, pada akhirnya, sebuah tangga menuju kebebasan kami daki. Semua perjuangan akan berakhir disini. Rasa lelah bukanlah halangan. Dengan semangat yang akan terus menguatkan. Pada akhirnya, sambutan kebebasan mulai menghampiri kami. Udara bebas tercium dari balik batu besar itu. Ya, akhirnya kami sampai. Puncak Nglanggeran Gunung Kidul dan semua pesonanya.
Allahu Akbar! Sungguh indah negeri ini Tuhan. Betapa kuasa-Mu begitu membuat bulu kudukku merinding. Sungguh hanya Kaulah Sang Maha Mencipta. Terimakasih, Tuhan, Kau titipkan negeri ini kepada kami. Bantu kami menjaganya, Tuhan. Aamiin
Semua kenangan ini takkan kami lupakan. Sungguh indah pesona alam yang disuguhkan negeri ini. Semoga kami mampu menjaganya. Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!
Berikut dokumentasi yang lain..















