Some photos I took while having a vacation

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Australia
seen from Australia

seen from Australia

seen from France
seen from Australia

seen from Australia
seen from United States

seen from Australia

seen from Australia
seen from South Korea

seen from Maldives
seen from United States

seen from Venezuela
seen from Japan
seen from United States
seen from China
seen from South Korea

seen from Spain
Some photos I took while having a vacation
Ada rasa malu yang bertumpuk dengan rindu. Menimbun setiap celah ragu pada temu. Sudikah waktu membiarkan dua jiwa saling menunggu?
- Hangat Pagi di Megamendung
. Problem dalam hidup akan selalu ada, tugas kita harus selalu Siap. • • • 🏞 #amazing #view #trip #tree #sky #mountains #nature #landscapehunter #landscapes #landscapestyles #naturelovers #nature_shooters #naturephotography #naturewalk #naturegram #naturelove #naturephoto #GoresanApk #puncak #puncaksempur #Sempurloji #lojihits #karawang #karawangexplore #karawangkekinian #karawanginfo #karawanghitz (di Puncak Sempur Loji) https://www.instagram.com/p/CEolp0AH-nv/?utm_medium=tumblr
Kagum....
Kalau dipikir-pikir dari dulu aku keseringan kagum sama orang-orang yang sudah mencapai kesuksesannya, ya meski dengan berpikir, "Pasti orang-orang itu dulu juga bersusah payah banget." Kekagumanku ini berlaku buat mereka yang sudah sukses dengan jalan yang benar ya:)
Beberapa hari lalu aku membaca sebuah tweet kalau apa yang disebut kesuksesan tidak hanya ketika sudah mencapai PUNCAK, tetapi kesuksesan PROSES juga. Kemudian beberapa hari ini aku berpikir, apakah aku juga sudah sukses dalam proses-prosesku? Rasanya aku belum sukses, tapi aku sudah berjalan sejauh ini. Mana ya kesalahanku? Aku belum menemukan.
Kemudian aku berkaca pada kejadian-kejadian orang-orang di sekitarku yang sama-sama masih berjuang. Lalu dari pengalaman seorang teman seperjuangan, aku menangkap 1 hal kesuksesan sebuah atau beberapa PROSES yang akhirnya bisa kutemukan maknanya, yaitu ketika kita TETAP berusaha BERPROSES di jalan yang BENAR, selama apapun dan sesukar apapun perjuangannya, dia memilih TETAP melakukan KEBAIKAN. Selalu memilih jalan yang LURUS, meski banyak yang berusaha memBELOKkan. Bahkan tetap memilih jalan LURUS ketika ada HAMBATAN. Dan tetap menjadi BAIK, meski banyak yang berbuat JAHAT.
BENAR, LURUS, dan BAIK disini memiliki arti berada di jalan-Nya dan tidak berkehendak merugikan siapapun atau makhluk hidup lain. Sedangkan, BELOK, BURUK, dan SALAH disini maksudnya berganti jalan dari jalan yang BENAR ke JALAN yang KURANG BENAR atau bahkan TIDAK BENAR sama sekali. Beda lagi ceritanya kalau BELOK buat mencari jalan atau cara lain ketika rencana sebelumnya gagal, tapi tetap di jalan yang BENAR.
Bukankah semua hal-hal yang BAIK, LURUS, dan BENAR akan membawa balasan yang serupa? Begitu juga sebaliknya, hal-hal yang BURUK, BELOK, dan SALAH juga membawa dampak yang sama.
Sadar atau tidak sadar, kita terlalu berpaku pada hasilnya, terintimidasi oleh kesuksesan orang lain sehingga kita ingin cepat-cepat mendapatkan hasil yang nggak kalah dengan orang lain. Lama-lama pola pikir dan keinginan seperti ini menjadi dogma pada diri kita sendiri, dimana kita menjadi PERFEKSIONIS pada HASIL bukan pada PROSES terlebih dahulu. Bila menjadi dogma, masuk ke alam bawah sadar kita bisa bahaya. Karena akan mengundang hukum alam semesta untuk berbuat seperti apa yang kita pikir, rasa, dan percaya.
Dengan mengevaluasi proses kita, kita bisa mengukur kembali seberapa jauh perjalanan yang sudah kita lewati dan memberi penghargaan secukupnya pada diri kita (bukan menjadi overproud), dan juga meneliti kembali apakah ada kekeliruan yang perlu dibenahi.
[Magetan, 08/05/2001]
Mahameru
Tiang tertinggi yang menyangga atap Jawa
Puncak dari segala rasa lelah, frustasi, dan keputusasaan
Tempat penuh dengan keringat, darah, kematian, dan perjuangan
Banyak manusia menaruh nyawa mereka di pintu Cemara Tunggal
Menapaki setiap jejak yang pernah melintasi Mahameru
Naik lalu turun lalu naik lagi tanpa henti
Demi menyapa pulau Jawa dari tempatnya yang paling tinggi
Di setiap langkah kaki tersimpan sajak
Ketika sang kanan tak berpijak
Maka, sang kiri akan membuat jejak
Derap langkahnya pasti
Jarak pindahnya beradaptasi
Awalnya tertatih-tatih
Lama kelamaan semakin gigih
Di telusuri setapak demi setapak
Hingga terlihat sebuah puncak
Yang ingin dijaga dengan semangat
Juga ingin dipeluk erat
Tapi,
Puncak bukan untuk dikejar
Dengan rasa sukar, kita akan belajar
Bahwa perjalanan tak dapat ditukar
Merbabu, 25 Maret 2019
Semua berputar.
Hidup, nasib, bahkan rasa.
Jangan pesimis jika masih dibawah, karena bukan berarti kau kalah. Kau hanya sedang berproses. Agar kelak saat kau berada di puncak, kau tak congkak. Pun saat kau mulai perlahan kembali ke bawah, kau tak menyerah.
Nikmati puncakmu, lihat dan rasakan pemandangan indah yang selama ini kau perjuangkan. Biar mereka tahu, yang selama ini dicaci, dimaki, sudah waktunya menunjukkan jati diri.
Bekasi, 11 Januari 2019 - 10.02
Pict by tiv.
Selintas, aku ingin menjadi penjamah tanah miring yang mempunyai keindahan di puncaknya. Merasakan alam, menghayati kondisi bumi yang rentan dibuat lebam.
Selintas, aku ingin menjadi petualang yang merasakan indahnya ciptaan Tuhan. Agar aku belajar, agar aku terolah menjadi pribadi yang lebih tegar.
— Arief Aumar Purwanto