New Post has been published on INTELIJEN
New Post has been published on https://www.intelijen.co.id/123572-2/
Ini Dia Ambisi “Teman Ahok” Pasca Pilgub DKI 2017
intelijen – Pengamat politik Muhammad Huda mengingatkan, bahwa ujung dari sepak terjang tokoh-tokoh relawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), “Teman Ahok”, adalah untuk mengincar kursi jabatan di DKI Jakarta. Salah satunya Komisaris BUMD.
Menurut Huda, tokoh-tokoh tertentu Teman Ahok terobsesi sukses “Relawan Jokowi” yang akhirnya diangkat sebagai Komisaris BUMN. Sejumlah Relawan Joko Widodo saat Pilpres 2014, kini menduduki kursi komisaris BUMN.
“Dalam politik itu tidak ada yang gratis. Walaupun relawan, pasti ngincar jabatan, begitu pula yang dilakukan Teman Ahok ini. Mereka juga mengincar komisaris BUMD di Jakarta,” sindir Muhammad Huda kepada intelijen (15/03).
Kata Huda, pengurus Teman Ahok mengincar jabatan di DKI, manakala Ahok terpilih kembali pada Pilgub DKI Jakarta 2017. “Kalau menang, pengurus Teman Ahok akan mendapat posisi komisaris BUMD di Jakarta,” papar Huda.
Selain itu, kata Huda, Teman Ahok punya data yang cukup banyak terutama dari kalangan pengusaha warga keturunan. “Menyewa both di mall itu berapa? itu bukan biaya yang sedikit. Teman Ahok juga harus terbuka pembiayaannya,” jelas Huda.
Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama mengakui mendapat sumbangan dari bos ABC Group Hamid Djojonegoro. “Saya terima uang saksi Rp 4,5 miliar, itu saya cari dari sembilan perusahaan atau PT, masing-masing sumbangan Rp 500 juta,” jelas Ahok.
Ahok menambahkan, uang tersebut berada dalam pengelolaan “Teman Ahok”, tim relawan yang mengumpulkan KTP dan menyokong Ahok maju dalam pencalonan gubernur DKI Jakarta melalui jalur independen.
Red
var hupso_services_c=new Array("twitter","facebook_like","facebook_send","google","pinterest","linkedin");var hupso_counters_lang = "en_US";var hupso_image_folder_url = "";var hupso_url_c="";var hupso_title_c="Ini Dia Ambisi “Teman Ahok” Pasca Pilgub DKI 2017";












