Karena belum menemukan 'jodoh' boneka tangan yang pas . Karena jauh kalo ke toko rumah tangga yang menjual Owli dan belum tentu saudaranya Owli masih bertengger di display toko tadi . Karena semua akan kembali pada pemiliknya (alias Owli akan kembali ke bunana @nadialishaa yg sudah sarjana) . Karena ini bisa jadi partner untuk mendongeng lagi . Dan, kali aja bisa juga menemani saat praktik klinik stase anak ataupun komunitas . Jadilah dia, si pink empuk ini yang bernama Owlita. Ia adalah adik perempuan dari Owli. Selain terbuat dari cinta dan kasih sayang, organ tubuh Owlita diperoleh dari kain flanel bekas bikin kotak kartu hiragana-katakana saat SMA dan kain perca yang ada dirumah pembuatnya. Gapapa ya Ta, pembuatmu masih belajar wkwk . Berbeda dengan Owli yang pemalu dan harus di prok-prok-in dulu (ada prok-prok khusus buat anak-anak biar Owli mau ngomong), Owlita lebih ceria dan senang menghibur sekitarnya. Kepada siapapun yang akan berjumpa dengan Owlita, semoga terhibur yaaa . . . #handmade #handmadepuppet #owl #withlove #RamadhanProduktif #mencobaproduktif . . . Psst, untuk yang belum kenal dengan siapa itu Owli, dia ada di unggahan foto bulan Januari ataupun saat #mendongeng :)