Tuma'ninah 🤍
Aku terpapar kata-kata ini sejak 2012an oleh seorang teman. Dan Bidznillah, sejak tahun kemarin lagi² aku terpapar kata-kata ini.
Sependek pemahamanku, tima'ninah ini lebih ke shalat. Harus khusyu', tenang, mindful. Tapi ternyata setelah ku korek, maknanya lebih dalam dari pada itu.
Allah izinkan aku membagi pembahasan ini disebuah circle pertemanan positif, namanya lingkarmama. Sedikit tidak well sih pas jelasin. Karena bahas tuma'ninah aku menjelaskannya masih sangat terburu-buru. Tp gpp, semoga ilmunya bermanfaat untuk tmn². Aamiin.
Hari² menjalani perani sebagai apapun, ada aja ujiannya. Tp setelah bahas tuma'ninah ini jd bnran mindful. Kemarin sempat bahas bahwa musuh kita tu 1, setan. Jadi, jadikanlah mereka musuh yg nyata sebagaimana QS Fatir : 6. Yang berbunyi, "إِنَّ ٱلشَّيۡطَٰنَ لَكُمۡ عَدُوّٞ فَٱتَّخِذُوهُ عَدُوًّاۚ إِنَّمَا يَدۡعُواْ حِزۡبَهُۥ لِيَكُونُواْ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ". Yang Artinya, "Sesungguhnya setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh, karena sesungguhnya setan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala".
Jadi semua niat baik kita atau apa-apa yang kita ingin lakukan tapi kita ragu, terutama hal baik, bisa jadi karena perasaan itu ditunggangi setan. Karena emang setan beneran ngga mau kita tu terkoneksi sama Allah, hidup kita tu tenang dan yakin sama Allah. Karena memang tugas mereka kayak gitu.
Subhanallah. Jadi banyak belajar setelah ngulik 1 pembahasan ini. Semoga benar-benar Allah bantu untuk sampai dititik tenang. Jalanin semua peran karena pengen Allah ridho sama diri ini. Dan menjalani hidup betul-betul Tuma'ninah. Ngga khawatir apa-apa karena percaya ada Allah yang bantuin. Karena Allah aja udah cukup 🥹












