Blowing Kisses and O’s #mrhoundztooth #highconnection #flyshitdaily #shugthegreatbear #highart #wyldekingdomenterprises
seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from Sweden

seen from Malaysia

seen from Netherlands
seen from China
seen from China
seen from China
seen from Malaysia

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from China

seen from United States
Blowing Kisses and O’s #mrhoundztooth #highconnection #flyshitdaily #shugthegreatbear #highart #wyldekingdomenterprises
Imbas Internet Cepat
Koneksi internet hari-hari ‘gini bukan hanya kebutuhan tapi merupakan sebuah keharusan. Selain kebutuhan pokok akan sandang, pangan, papan, ada lagi tambahan yaitu colokan alias socket listrik untuk mengisi ulang daya perangkat gadget kita. Gadget umumnya untuk apa? Ya biasanya untuk selalu terhubung dengan internet.
Kita yang dulu ketika awal-awal internet muncul pernah dan masih sampai hari ini mengalami kualitas koneksi internet yang lambat seperti keong sampai dengan hari ini yang sudah migrasi ke kecepatan tinggi pasti bisa membedakan pola pemakaiannya.
Alasan mengapa koneksi internet harus cepat adalah kebutuhan akan adanya data multimedia di dalamnya. Seperti gambar, animasi, audio dan video streaming yang mengalir. Dan ini membutuhkan kualitas media penghantar yang lebih baik, fiber optic misalnya. Eh tapi makin cepat koneksi internet maka seperti yang saya tulis di atas, maka (biasanya) pola pemakaian internet pun berubah. Sama seperti makin lebar sebuah jalan maka semakin besar keinginan orang ingin memanfaatkannya untuk parkir, berdagang atau yang lain. Maka ketika makin cepat maka godaan kita untuk download apa saja materi dari internet juga makin besar.. :-)
Alhamdulillah, saya sekarang mencoba belajar untuk semakin bijak dalam penggunaan internet. Ada banyak orang-orang di sekitar saya yang masih belum tersentuh internet, boro-boro yang berkecepatan tinggi, lha wong sinyal 3G atau kabel tembaga saja belum masuk ke tempat tinggalnya. Orang-orang tersebut salah satunya adalah siswa-i saya.
Mereka butuh bahan ajar, makanya saya selalu pilih yang cocok serta up to date dengan kebutuhan di dunia kerja dan industri, saya sediakan dan olah kembali untuk mereka. Banyak konten yang sudah saya dapat dari internet dan saya teruskan ke mereka untuk dipelajari, dipahami dan dipraktikan. Salah satunya adalah konten video. Selain buku elektronik (e-book), mayoritas dari mereka lebih mudah memahami dan mempraktikan jika ada tutorial berwujud video. Tentu saja buku juga penting sebagai penyeimbang dari segi konsep dan menumbuhkan budaya Literasi bagi para siswa-i.
Menyisihkan sebagian gaji mengajar untuk membeli paket data internet agar dapat menyelenggarakan kegiatan belajar secara online serta mendownload materi & bahan ajar untuk siswa saya lakukan hampir tiap hari. Imbas dari koneksi internet kecepatan tinggi untuk saya adalah makin minipisnya sisa spasi/ruang di media penyimpanan komputer untuk menampung video-video pembelajaran yang saya download. Bagi saya itu tidak apa-apa, yang penting siswa-i saya kompeten dengan media ajar yang saya sampaikan, itu jauh lebih baik dan lebih penting.