Judul : Memulai sebuah Langkah dan Perubahan
Semua orang maju berkembang serta berusaha dan bertahan sesuai dengan segala upaya dan batasan yang dimiliki
Secara adil dan merata tiada pandang bulu dari tingkatan manapun, jadi saya berpikir tidaklah manusia berusaha di atas maupun di bawah kemampuan keberadaan serta kondisinya.
Inilah keadilan bagi Allah Yang Maha Rahmah dan Rahim pencipta alam semesta ini, yang memberikan kemampuan kepada siapapun secara merata sebagai bentuk kasih sayangnya.
Baik besar ataupun kecil usaha dan potensi itu, disertai dengan pengetahuannya masing masing, tiada mungkin lah orang tidak mampu asalkan mau berusaha berpikir keras
Namun itu semua akan berangkat dari pemahaman atas potensi sekitarnya, dan orang itu mampu mengenal akan kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya serta sekitar lingkungannya.
Jadi dalam hal ini belajar mengamati sangat diperlukan ketika akan memulai sesuatu, dengan membuat analisa. Analisa SWOT atas apa yang dijumpai .
Janganlah melampaui objektifitas yang ditemukan dalam apa pun temuan atas pengamatan tadi, baik pengamatan dalam diri, pengamatan lingkungan,pengamatan kondisi masing masing berada.
Bukan juga berarti orang tidak boleh meningkat ataupun maju, akan tetapi kemajuan itu akan berjalan seiring waktu sesuai dengan perkembangannya .
Hal hal dii atas ini perlu diingat agar kita terhindar dan terganggu pada sekedar angan angan dan mimpi yang jauh dari realisasi.
Dan menghindarkan kita juga dari buang buang waktu , memikirkan dan melaksanakan sesuatu di luar jangkauan kita sendiri.
Mulailah dari hal yang paling sederhana, berpikir dan memikirkan dulu yang sederhana saja , tentang hal hal yang di rasa sepele, akan tetapi sebenarnya berguna
Ada kata kata orang bijak , bahwasannya sesuatu yang luar biasa itu terkadang disebabkan oleh sebuah langkah langkah kecil, akan tetapi membawa dampak perubahan yang sangat signifikan .
Itu menjadi lebih baik dari pada memikir dan melakukan hal besar tetapi tidak satupun terealisasi, dan tidak mudah terjadinya
Lebih baik jadi kepala teri ikan-ikan kecil dari menjadi buntut ikan paus hehehe.
Lebih baik makan tempe yang ada di warteg dari pada bermimpi makan telur ikan caviar di resto Eropa tapi jauh dari jangkauan pun
Jangan pula kita disebut pembual dan pemimpi karena belumnya ada setitik bukti pun.
Manusia itu masing-masing memiliki kelebihan dan keterbatasan berbeda dalam setiap posisi ruang dan waktunya.pikirkanlah juga tentang waktu, serta kemampuan, mungkin kita mampu memindahkan gunung tapi berapa lama waktu kita akan mampu sampai kapan itu bisa terealisasi.
Sebuah tulisan pukul 11.41 menjelang siang hari ini di tanggal menjelang 1 Muharam 1444 H, yaitu Sabtu 6 July 2024









