Pointless Questions
Hari ini gw libur. Jika libur tiba biasanya gw berpikir (tapi sebagian besar tidur) tentang hal-hal yang jarang gw pikirkan saat gw sibuk. Misal, tentang "bagaimana jika". Bagaimana jika gw menghadiri sekolah-sekolah yg berbeda? Bagaimana jika gw punya hobi yg sama sekali lain? Bagaimana jika gw tidak tertarik sama sekali pada paragraf-paragraf manis? Bagaimana jika gw dulu ikut pramuka saja? Bagaimana jika gw tidak pernah punya facebook? Bagaimana jika gw lebih suka belajar gitar daripada baca komik? Bagaimana jika gw punya ketertarikan pada hal-hal lain selain pada hal-hal yang gw sukai saat ini? Bagaimana? Bagaimana? Mungkin semuanya bakal berbeda, dan gw tidak akan pernah merasa klik padamu dan membiarkan diri. Tapi gw orang baik (dih, ngaku-ngaku), dan gw baik-baik saja walau akhirnya berbeda dengan doa dan harapan. Jadi tentang "bagaimana jika" ini, akan gw biarkan mengisi hari libur saja, sesekali. Karena kalau nggak bisa 'moving forward', kita harus 'moving on'.












