kalau UU 39/1999 berlaku surut, seharusnya mahkamah pengadilan sudah riuh dengan umpatan kepada dia si pembunuh ksatria.
nyatanya kini yang ku temukan hanya sunyi, kian namamu menjadi bukti jika semua yang hidup ikut mati.
tapi teka-teki belum berhenti, ketika semangatmu masih merajai langit ibu pertiwi.
munir, kini waktunya si aku. aku yang akan mewujudkan mimpi, meneruskan apa yang terhenti, apa yang harus diganti dan apa itu hak asasi.
munir, biarlah aku meneruskan mimpi-mimpi, mengaji sampai negeri kincir angin pun akan ku lampaui.