IMPLEMENTASI ROAD MAP ENTERPRISE ARCHITECTURE
Setelah melakukan beragam aktivitas dalam membentuk road map implementasi Enterprise Architecture (EA) kemudian langkah-langkah apa yang perlu dilakukan dalam mewujudkan road map menjadi aktivitas konkrit. Implementasi road map implementasi EA dapat diawali dengan menakar dan mendefinisikan kebutuhan dan kepentingan masing-masing stakeholder yang dinyatakan dalam bentuk model arsitektur. Langkah ini akan menghasilkan rangkaian model arsitektur yang beragam, saling terhubung, saling melengkapi dan dapat memperkaya value yang disasar dalam mengoperasionalkan proses bisnis perusahaan. Value yang disasar tentunya terkait dengan pencapaian kinerja dari masing-masing pelaku proses bisnis perusahaan.
Setelah mendapatkan rangkaian model arsitektur berikut value yang disasar, maka selanjutnya perlu di petakan kedalam daftar gap yang dihasilkan dari perbedaan atau simpangan antara Enterprise Architeture (EA) dan Solution Architecture (SA). Gap tersebut dapat dihasil melalui proses iterasi-iterasi pada implementasi ADM yang terdiri dari iterasi Context, Definition, Transition, dan Governance. Iterasi mana dan gap mana yang akan disasar pada suatu periode diejawantahkan dalam bentuk implementasi model arsitektur beserta value yang disasar. Sehingga secara umum dapat digambarkan sebagai berikut:
Rangkaian tahapan implementasi model arsitektur yang sesuai dengan gap EA dan SA, akan menghasilkan strategi implementasi EA yang komprehensif dan terukur. Implementasi roadmap EA sangat tergantung pada para pelaku proses bisnis dan kebijakan perusahaan dalam mengantisipasi setiap tantangan perkembangan kinerja perusahaan, sehingga dapat mencerminkan pola dan karakteristik budaya perusahaan serta dapat menjadi titik tolak dalam menentukan langkah perbaikan dan perkembangan selanjutnya.
=Zuliansyah=














