celebrating Independent days #independendays #merdeka #independendayindonesia #jawabarat #fotograferbekasi (Kampung Wisata Raja Arut) https://www.instagram.com/p/B1zvn8XhNl8/?igshid=1r1cojcjhshrl

seen from Poland
seen from China

seen from India
seen from China

seen from United Kingdom

seen from Bolivia

seen from Russia
seen from United States

seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye
seen from France

seen from Sweden
seen from United States
seen from France
seen from China
seen from France

seen from United States
seen from France
celebrating Independent days #independendays #merdeka #independendayindonesia #jawabarat #fotograferbekasi (Kampung Wisata Raja Arut) https://www.instagram.com/p/B1zvn8XhNl8/?igshid=1r1cojcjhshrl
70 Tahun Berlalu
Aku terbangun dari tidurku yang tak lelap tadi malam, saat kulihat jam ternyata sudah menunjukan pukul 22.56, bagi sebagian orang yang akan berulang tahun mungkin akan menunggu-nunggu saat jam 00:00, tapi aku tidak tahu apakan Ibu Pertiwi juga seperti itu.
Saat waktu menunjukan 00:05 dijam tangan yang aku miliki (karena satu-satunya jam yang aku miliki dirumah adalah benda itu) aku mengucapkannya via Sound Recording diperangkat HandPhone aku. lengkap dengan berbagai doa panjang umur dan sukses selalu.
Mungkin kalian akan menyebutkan kalo aku ini tidak normal? aku setuju, karena bagiku, orang normal itu seperti Robot yang telah di Program untuk mengerjakan hal-hal yang sama setiap saat,
Pagi berselang, aku beranjak dari rumah ku yang saat itu begitu asri dan begitu sejuk walau air sudah tidak nampak batang hidungnya selama satu pekan ini, mulai berkeliling dengan berkendara sepatu menyusuri jalan dan lorong-lorong Gang didaerah Katapang Kab. Bandung,
Terlalu ramai pikirku, karena setiap Gang mungkin setiap RT sama-sama merayakan, pertanyaan aneh mulai menepi setelah lama berlayar, “Kenapa tidak disatukan saja?” padahal dalam salah satu selogan Indonesia yang terpampang dibawah kaki Pancasila adalah “Persatuan Indonesia” tapi kok tidak bersatu ya, sudah lah mungkin banyak sekali sponsor saat itu, sehingga mampu untuk melaksanakannya,
Kemudian terlintas dalam pikiranku, apakah mereka tau bahwa 70 Tahun yang lalu negara kita ini seperti apa? beratnya pundak sang Proklamator yang diwakili oleh Bpk. Ir. Soekarno dan M. Hatta?, sepenggal cerita sempat aku baca, saat mengerikan yang dialami oleh mereka berdua, hingga harus menjadi tahanan politik karena dianggap berbahaya. Hingga saat aku menulis tulisan ini menggunakan Keyboard Komputer dikamarku yang berdebu karena tidak aku bersihkan setelah dua hari, aku sering merinding bila membayangkan saat-saat seperti itu,
Sangat beresiko menjadi seorang yang dihargai dan disegani, sangat beresiko menjadi orang yang mungkin beliau tidak akan tau bila saat ini namanya begitu banyak diperbincangkan hanya pada saat bulan Agustus saja, Wajah beliau yang sering sekali hadir didunia pertelevisian Indonesia mungkin hingga dieksport keluar negeri, bahkan alam akherat.
Terkadang aku ingin bertemu dengan mereka, dan kemudia mengadu bahwa kita ini telah berselang selama 70 tahun saat pertama kali Bung Karno membacakan Teks yang ditulis tangan kemudian disalin menggunakan mesin tik karena belum ada komputer berprocessor AMD / Intel dan printer Canon tapi kita masih merasa bahwa kita semakin dijajah, Pulau Papua yang engkau perjuangkan dahulu untuk mengibarkan bendera Merah Putih disana, kini kita tidak diperbolehkan untuk mengibarkannya, padahal secara teoritis geografis pulau tersebut masih milik Indonesia, tapi kita sedang lupa kalau kita masih terjajah
Belum lagi hal-hal tentang Sandang (Pakaian), Pangan (Makanan), Papan (Perumahan), dan satu lagi Casan (Charger), sudah sangat semakin sulit untuk didapatkan, hingga rakyat kecil yang tidak menggunakan Dolar untuk bertransaksi di pasar Cikambuy bergerutu tentang terpuruknya Rupiah terhadap Dolar hingga sedikit menuju ke titik jurang.
Maafkan kami bung, kami tidak bisa mengurus dirikami sendiri, sehingga Indonesia hari ini begitu tidak bersemangat, maafkan kami bung, kami harap engkau berkenan hadir saat kami undang di Istana Negara untuk Upacara Penaikan Bendera Merah Putih yang sangat jauh berbeda dengan apa yang dulu pernah engkau alami.
Indonesia...
Saat kau melihat Peta, dan menemukan Negara dengan pulau yang banyak, Itulah Indonesia. Saat kau menunjuk langit, dimana disana hanya bisa mendung dan cerah, itulah Indonesia Saat kau menyentuh tanah, dan kau merasakan tanah itu subur, itulah Indonesia, Dan saat kau mendengar bahwa banyak orang berebut kekuasaan, itulah Indonesia, 16 agustus 2015 Besok 70 tahun Indonesia,
#humaninterest #independendays #bw #vscocam
Thankyou my danger girls :* #birthday #me #independendays #cake #friends