Pengakuan_
Berat untuk lari dari penyangkalan karena harga diri adalah taruhannya.
Egois. Pembenaran. Kenyataan.
Menyangkal sebuah kenyataan adalah perbuatan sia-sia karena salah dan benar, putih dan hitam, itu semua tidak akan pernah bisa dicampur.
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from France

seen from United States

seen from Italy
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Canada

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from Türkiye
Pengakuan_
Berat untuk lari dari penyangkalan karena harga diri adalah taruhannya.
Egois. Pembenaran. Kenyataan.
Menyangkal sebuah kenyataan adalah perbuatan sia-sia karena salah dan benar, putih dan hitam, itu semua tidak akan pernah bisa dicampur.
Tentang Kematian
Tidak banyak yang mau membahas kematian.
Gerah, katanya. Berlebihan, tambahnya. Lebih dari itu, yaitu di balik semuanya, kematian memang terdengar tidak menyenangkan.
Jika batas hidup dan mati adalah lautan, maka apa yang berada di seberang sana selalu terlihat, mengintai balik ketika dilirik, namun selalu dipilih untuk dilupakan.
Ada hasil akhir dan balasan di seberang lautan tersebut.
_
Bagian 2: Pencuri Dermawan dan Drama
Kamu harus tahu trik terbaik agar tingkah menyimpangmu dihargai. Apa itu?
Drama.
Manusia menyukai drama karena emosi itu menyentuh sisi lembut sekaligus garang mereka. Bumbu harapan dan jalan lain. Pembenaran dan penyangkalan. Keegoisan dan keserakahan. Ketidakpuasan dan pikiran liar. Beberapa pihak menyelipkan bisnis dan seni memanfaatkan situasi.
Suatu malam, yang keseratus kalinya, sesosok pria mencegat konvoi pedagang yang suka memasang harga meroket, tidak masuk akal, dan menyiksa. Dia mencuri sebagian harta para bedebah tersebut.
Di malam yang sama, ketika matahari belum bangun sama sekali, dia membagikan harta curian itu. Dia hampir menangis saat meletakkan kantung katun cokelat di salah satu ranting pohon, yang tumbuh di samping jendela seorang penjual sendok kayu miskin.
Sekitar tujuh belas rumah yang kebagian jatah hasil curian.
Bukannya heran dan merasa bersalah, manusia-manusia itu malah terharu. Di inci lain bumi, mereka memuji sikap dermawan si pencuri. Kepedulian, katanya.
Mereka melupakan dan memaafkan cara busuk dan bengkok si pencuri.
Kalau kamu ingin melakukan kesalahan dan penyimpangan, kemudian berharap manusia lain akan memakluminya, maka jadilah pelaku drama.
_
Bersambung ...