Problem
Tutupnya Lokalisasi Dolly pada tanggal 18 Juni 2014, membuat banyak orang disekitar sana kehilangan mata pencaharian. Tidak hanya PSK dan Mucikari, tetapi warga sekitar yang berprofesi sebagai tukang becak, laundry, cleaning service, tukang parkir, dll juga kehilangan sumber pendapatan mereka.
Solution
Menjadikan Dolly sebagai tempat wisata yang diberi nama “Kampung Harapan” dengan 3 wahana utama yang ditawarkan kepada pengunjungnya, yaitu:
Napak Tilas Ex-Lokalisasi Dolly.
Kampung Positif.
Kampung Oleh-oleh.
How?
Mereka mengundang masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke “Kampung Harapan” bersama “Inspiratrip”, agar masyarakat lainnya merasakan dampak positif perubahan kawasan Dolly dan tentu saja mendongkrak perekonomian disana.
Dengan nama "Dolly” yang terkenal hingga manca negara, kontroversial dan memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi, mudah-mudahan bisa menjadi alasan banyak orang untuk berkunjung disana. Cerdas! sekaligus ngiri
Salam Pemuda!














