Segala yang terlihat dimatamu itulah yang dengan ingin aku perlihatkan. Aku tak ingin sedikitpun terlihat tak baik, aku tak ingin berbuat tak pantas lalu dengan sengaja kamu melihat.
Aku bisa saja lupa memoles wajahku, aku bisa saja lupa tak mengancing rapih dua kancing lengan bajuku, aku bisa saja tak ber-alas keluar rumah.
Aku lupa bahwa kamu akan tahu tentangku, tentang tak sabarnya aku, tentang gerutu-gerutuku pada hal yang tak penting, tentang keluh kesahku pada setiap orang yang kutemui, tentang kepura-puraan menyukai yang tak aku sukai, tentang senyum ramah yang sebenarnya hanya basa-basi.
Sangat mungkin kamu temui segala hal yang kusembunyikan yang hanya untuk menetapkan rasa kagum mu padaku lalu lambat laun kamu pun menyadari setiap yang kamu lihat pada diriku hanyalah kepura-puraan.
Aku kerap lupa pada kenyataan bahwa sebenarnya aku manusia yang mengagumkan sejak kali pertama dilahirkan dengan apa adanya aku dengan semua hal yang ada pada diriku. Aku mengagumkan tanpa perlu pura-pura, menjadi yang bukan aku.