Kamu (aku) baik-baik saja?
Terkadang terlalu sibuk menanyakan keadaan orang lain, sampai-sampai lupa menanyakan keadaan diri sendiri.
Rebah(11.20pm), 21 Januari 2020

seen from Singapore
seen from Russia
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia
seen from Russia
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from Morocco
seen from South Africa
seen from United States
seen from China
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from China

seen from Colombia
seen from Canada
seen from Iraq

seen from Malaysia

seen from Italy
Kamu (aku) baik-baik saja?
Terkadang terlalu sibuk menanyakan keadaan orang lain, sampai-sampai lupa menanyakan keadaan diri sendiri.
Rebah(11.20pm), 21 Januari 2020
stasiun
di stasiun kesamben, sepasang muda mudi berlarian sambil bergandengan tangan. wajahnya sumringah dan bahagia. seperti orang yang sedang jatuh cinta, atau mungkin memang sedang jatuh cinta.
barangkali kita-kita yang jatuh cinta ini juga begitu harusnya, selalu sumringah, bahagia. meski tidak sedang bergandengan tangan. meski tidak di tempat yang sama.
cinta sama siapa?
sama teman hidupnya, sama keluarganya atau sama Rabb semesta alam yang selalu maha baik kepadanya.
begitu, kan? cinta selalu memberimu energi besar untuk terus bergerak.
merogoh kocek dapat sampah tisu, atau mungkin uang yang dilupakan, mungkin juga permen yang sdh meleleh karena panas
isi kocek mu apa? sampah?
Untukmu, nahkoda kapal yang bersamamu kelak akan kuarungi laut kehidupan.
Pada saat tiba waktunya kuikrarkan untuk ikut denganmu, maka kau sudah harus mempersiapkan arah dan tujuan kita berlayar.
Kau harus berhasil untuk memahamkanku bahwa perjalanan kita akan cukup lama dan mungkin tak selamanya mulus. Karena akan ada badai dan ombak yang siap menerjang, angin yang menghantam, serta cuaca dan suhu yang tidak menentu arahnya.
Dan satu-satunya cara kita untuk melewatinya semua adalah dengan Iman di dalam dada.
Siapkah kamu?
pagi ini, tiba-tiba aku merasa bersyukur. entah karena meninggalkan atau bagaimana. aku tak masuk dalam cerita sedih seorang perempuan yang sangat menginginkan seorang lelaki. menurutku ini keputusan yang baik yang aku lakukan. aku menerima pertanda dan mulai mengira-ngira. dia berlahan menjauh, pergi dan aku merasa aneh. akhirnya ku menjauh juga. melihat didepan mataku dia masih berhubungan dengan wanita lain, menurutku itu sudah menjadi alasan yang besar untuk menghindarinya berlahan, aku tertipu beberawaktu lalu. ya akhirnya aku tau, dia memiliki cadangan lebih dari satu. aku teratawa dalam hati. ya ampun. lelaki. astaga, betapa sial atau beruntungnya aku mendapat firasat dan dekat dengan orang yang seperti itu. hey, masih banyak lelaki seperti itu yang sudah ku temui. dan saat ini aku betul-betul menghindari orang seperti itu, namun selalu bertemu dengan orang seperti itu, demikian aku tiba dihari ini dan merasa bersyukur. mungkin suatu saat lelalki itu membaca tulisan ini, mohon kamu harus tertawa, karena sebenarnya aku meninggalkan karena telah tahu apa yang kamu lakukan dibelakang. saat ini aku tertawa, benar, ini seperti lelucon dan mungkin sebuah permainan.
Aku tau lelaki tak semua yang begitu. Ah sudahlah, kamu ya kamu, ku sudah muak menemukan lelaki seperati itu. oke, bye
oh iya, selamat berbahagia. aku bahagia disini
Yuhuuu lagi seneng nih hari ini wkwk alhamdulillah.
Memang sih gak ada yang spesial banget hari ini, masih kayak hari kemaren. Belum jadi masuk kampus juga karena daerah jalannya belum memungkinkan. Mungkin itu salah satu sebab juga yang bikin happy hari ini wkwk
Bahagia emang dari hal-hal yang sederhana aja sih, scrolling-scrolling twitter ataupun ig hari ini berasa adem ayem aja. Gak ada unsur misuh-misuhnya wkwk. Yang ada malah terenyuh sedikit ahaha, tapi tetep hati happy bawaannya.
Bacain cerita orang-orang yang ikut #30hbc , bikin senyum-senyum sendiri😂. Karna tiba-tiba jadi ada keinginan buat nulis juga, trus jadi flashback ke cerita-cerita masa lalu.
So, alhamdulillah hari ini baik-baik aja. Semoga seterusnya apapun itu keadaannya tetep bisa baik-baik aja. Aamiin
Bubye~
Happy(8.47pm), 2 Januari 2020
Memang ya terkadang manusia harus berkoban, tapi sering kali ia tak tahu ia berkorban untuk apa. Memang benar berkorban atau memang mudah dibodohi(?)
Senyap(12.23am), 15 Januari 2020
Hai, 2020!
Alhamdulillah, masih dikasih melek hari ini. Masih bisa ngelalui hari yang cuacanya enak bener buat rebahan, mager-mageran, ataupun peluk-pelukan *eh.
Seharian cucanya berasa jam 6 terus, sampe gak sadar kalo tadi pas baru mau makan udah azan ashar aja ahaha.
2020 hari ini udah banyak dikasih rejeki, iya hujan yang semaleman, dan berakhir banjir. Tapi ya jangan sampe ngumpatin si banjir sih, doi kan gak salah juga.
Lucunya, temenku yang kena musibah banjir tadi siang chat. Nanyain Bogor masih hujan apa ngga, ya kujawablah udah ngga tinggal gerimia doang.
Dari yang awalnya ngerasa lucu, tapi kok lama-lama jadi sedikit kesel juga. Udah beberapa kali ditanyain seharian ini Bogor hujan apa ngga, karna luapan air yang terus meningkat. Dikiran daku BMKG apa yakk.
Dari tahun ke tahun setiap kali banjir, kenapa cuma dipikirin akibatnya aja. Gak pernah dipikirin sebabnya. Emangnya salah daerah dataran tinggi kalo lagi hujan terus turun ke daerah dataran rendah, ujung-ujungnya banjir? Lah kan ngga. Semua pasti ada sebabnya, sayang aja kita sebagai manusia yang suka gak peka sama tanda-tanda yang alam kasih.
Mulai dari cuaca, musim kemarau dan penghujan yang udah gak sesuai sama pelajaran ips jaman aku SD. Ya intinya, sama-sama belajar untuk lebih peduli ke lingkungan sekitar. Peka sama apa-apa yang terjadi.
Semoga yang terkena banjir atau yang tinggal deket daerah banjir selalu tetap dalam lindungan-Nya dan sehat-sehat selalu. Aamiin.
Happy New Year(8.10pm), 1 Januari 2020