[Romantiskah diriku?]
Dan kemudian mereka sering bertanya; “romantiskah kamu?” dengan segan aku selalu menjawab, “Mungkin. Tetapi tidak dengan karangan bunga mawar, kencan di restoran, atau kata cinta di depan teman-teman.”
“Lantas?”
“Kamu, kamu akan selalu hidup di setiap aksaraku, di setiap bait puisi dan cerita cinta yang akan aku sampaikan kepada cucu-cucuku nanti; tersirat maupun tersurat.”
- j













