no heartbreak lasts forever.

seen from Singapore

seen from United States
seen from Sudan
seen from United States

seen from France
seen from United States
seen from Brazil

seen from United States
seen from Türkiye

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Philippines
seen from China
seen from China
no heartbreak lasts forever.
recently my days were too busy so i didn't make time to write long enough, so in the end i decided to post pictures of powerful words that had changed lots of life. words i live by.
Things I say to myself whenever life feels too hard too handle.
Kadang kita terlalu sibuk dengan segala urusan dan kekhawatiran duniawi, sampai-sampai melupakan bahwa ada Pribadi, Sang Pencipta, yang begitu mengasihi kita. Sudah seberapa sering kita mengatakan kita mengasihi-Nya? Mungkin cukup sering. Tapi, sudah seberapa sering kita mencari-Nya terlebih dahulu, mementingkan-Nya di atas segalanya? Pertanyaan itu cukup dijawab dalam hati saja. Biarlah ayat ini menjadi pengingat mengenai apa yang seharusnya kita lakukan.
feeling like scrolling down her timeline, and found this. another self-reminder for me.
Hari ini, di hari terakhir sebelum menginjak usia seperempat abad, akhirnya aku berhasil bangun pagi (setelah sekian lama bangun siang melulu). Keuntungan bangun pagi hari ini: aku menyelesaikan target harian terjemahanku bahkan sebelum tengah hari, aku bisa yoga dengan tenang, dan pada sore hari kurang-lebih hampir seluruh item di to-do list-ku sudah selesai kukerjakan.
Dan untuk pertama kalinya setelah entah kapan, aku mendapati diriku benar-benar bersantai sejak sore hari, dan pukul sembilan malam, saat aku sedang menulis ini, tubuhku mulai lelah dan aku ingin tidur saja. And I love being this way.
Tapi, karena besok adalah ulang tahunku, dan partnerku ingin ngobrol di telepon sampai melewati tengah malam, aku ‘terpaksa’ begadang lagi malam ini. Well, hopefully tomorrow I can still wake up early and enjoy the first day of being 25.
Got this picture from my favourite blog, dan ini langsung membuatku merasa tertegur.
Terlalu banyak hal yang menguji kesabaranku hari ini, dan ditambah PMS, I’m sure I’m one of the most irritating woman on earth today. Bahkan aku kehilangan kesabaran dan berkali-kali memarahi diri sendiri karena semuanya rasanya salah.
Jadi, untuk #JuliNgeblog hari ni, aku ingin membagikan sebuah foto yang tanpa sengaja kutemukan dari blog favoritku. Padahal tadinya aku tidak berencana membuka blog itu hari ini, tapi sesuatu mendorongku melakukannya – dan aku tidak menyesal.
hari ini
note: I wrote this post yesterday, but unfortunately forgot to post it and just remembered to do so
Selama menjalani #JuliNgeblog – hashtag yang mengajak para pemilik blog untuk membuat satu post setiap harinya selama bulan Juli ini – baru kali ini aku benar-benar tergoda untuk skip hari ini. Karena sudah terbiasa bangun siang, aku baru bangun pukul sembilan, mengurus beberapa hal seputar online shop, bersiap-siap untuk makan siang bareng adikku dan dua orang temannya. Sepulang dari acara makan siang, aku langsung pergi lagi untuk nonton Sabtu Bersama Bapak - dan ternyata kehabisan tiket, jadi aku dan sahabatku beralih ke Jilbab Traveler. Setelah nonton, kami makan malam, ngobrol... dan tahulah sendiri bagaimana kalau dua orang cewek ngobrol.
Aku baru sampai rumah sekitar pukul setengah sepuluh. Dan tidak bisa langsung bersantai – aku menyelesaikan kerokan dan LFL untuk online shop-ku (which took some time) dan membalas chat-chat penting. Waktu menunjukkan pukul 22.52 ketika aku menulis ini, dan meskipun yang kulakukan seharian ini bukan bekerja, I do feel so tired. Ingin rasanya langsung menarik selimut dan mematikan lampu. But I still have things to do: menulis blog, menerjemahkan naskah novel Sex and The Single Earl sebanyak 15 halaman (aku membuat target harian setiap kali menerjemahkan), dan menyelesaikan katalog produk online shop-ku.
Yang baru kulakukan: menulis blog. Setelah ini, kuputuskan untuk mengesampingkan terjemahan dan mendahulukan katalog, karena besok aku harus sudah membawa softcopy-nya ke percetakan. Tidak mungkin aku dapat menyelesaikan terjemahan sebanyak 15 halaman hari ini (aku membutuhkan minimal dua jam untuk menyelesaikan terjemahan sebanyak itu) kecuali kalau aku mau tidur subuh-subuh.
Yah, kurasa post hari ini hanya berisi celotehanku mengenai apa saja kegiatanku hari ini. But, hey, I’ve stayed true to my promise to write a post each day, and I hope I can finish this #JuliNgeblog thing well ;)