Selalu salut sama orang-orang yang menahan diri untuk tidak mempublikasikan rasa senang dan sedihnya. Karena ia sadar, ada banyak hati yang harus dijaga.
Memang, sebagian orang berniat tidak berbangga bangga, hanya ingin memotivasi dan menghargai berkah hidup. Tapi sadarkah kita, tidak semua orang memiliki apa yang kita miliki. Dan iya memang benar juga, semua kembali kepada diri sendiri untuk belajar mensyukuri apa yang dimiliki, dan ikut bahagia saat orang lain bahagia.
Tapi maukah kita untuk ikut memikirkan bagaimana perasaan orang lain? Sebagai contoh, saat kita mempublikasikan makanan, maukah kita memikirkan bagaimana perasaan seseorang yang melihat itu, bisa jadi ia sedang menahan lapar diperutnya.
Memiki rasa empati kepada sesama ternyata bisa menciptakan lingkaran nasib yang lebih indah. Tidak akan ada yang merasa tersakiti dan terintimidasi. Justru yang ada akan merasa saling disayangi dan saling dihargai.
Indah bukan?
Jum'at 9 juni 2023












