Banjir luapan Kali Lamong tidak cukup hanya dengan melakukan normalisasi sungai. Perlu adanya pembangunan tanggul yang kuat untuk menahan luapan air. Sayangnya, Pemkab Gresik tidak bisa melakukan pembangunan tanggul bila bantaran sungai yang menjadi sasaran belum menjadi aset pemerintah daerah. Untuk itulah, kata Fandi Akhmad Yani Bupati Gresik, Pemkab bersama DPRD Gresik sudah menganggarkan APBD senilai Rp35 miliar untuk pembebasan bantaran sungai. “Tahun lalu kami sudah mulai dari daerah hilir di sejumlah desa di Cerme. Seperti Desa Cerme, Tambak Beras, Jono, dan Pandu. Alhamdulillah sekarang di sana tidak banjir,” ujarnya seperti dikutip dari Suara Surabaya, Minggu (13/2/2022). Pemkab Gresik bersama BBWS Bengawan Solo telah melakukan pelebaran bantaran sungai di kawasan yang dia sebutkan, selain itu, Gus Yani mengatakan, sudah dibangun tanggul yang dikerjakan oleh BBWS. Sumber Suara Surabaya #kalilamong #inigresik #gresik #latepost #news #kabargresik #gresikhits #banjir (di Gresik Jawa Timur Indonesia) https://www.instagram.com/p/CZ6BQh6PpVT/?utm_medium=tumblr

















