Demi Menolong Umat Bunda Teresa Datang ke Kolkata, Hingga Meraih Nobel
Kalkuta – Bunda Teresa punyai reputasi yang bersinar berkat pengabdiannya dalam misi kemanusiaan. Atas jasanya, Vatikan memberikannya gelar Santa Teresa berasal dari Kolkata.
Perjalanan Bunda Teresa membantu umat dimulai di Kolkata disaat ia tiba di kota itu pada 6 Januari 1929. Saat itu ia masih dikenal dengan nama lahirnya, yaitu Anjeze (Agnes).
Lahir di wilayah Kekaisaran Utsmani pada 26 Agustus 1910, Anjeze udah inginkan jadi biarawati sejak remaja. Dia terinspirasi dari kisah-kisah penganut Katolik yang pergi ke wilayah Timur Jauh demi lakukan tugas agama.
Melansir This Day in World History, Usia Ajneze masih berusia 18 tahun disaat tiba di Kolkata dengan biarawati berasal dari Biara Loreto. Di sana ia studi bhs Bengal dan aktif ikuti program pendidikan oleh biara Lorenzo. Dua th. sesudah itu ia memakai nama Teresa.
Selama bertahun-tahun Teresa fokus mengajar, sampai hatinya tergugah melihat nasih rakyat Kalkuta yang sengsara. Situs resmi Vatican menyebut pas itu tuberkolosis sedang marak di Kalkuta.
Bunda Teresa pertama kali mengenakan kain sari berwarna biru-putih terhadap 17 Agustus 1948 disaat ia jadi aktif mendatangi tempat kumuh di Kalkuta untuk bertemu dengan orang-orang miskin.
Gerakan kemanusiaan Teresa awalannya diawali kecil-kecilan sebelum pada akhirnya berkembang luas.
Pada 1950, Bunda Teresa mendirikan ordo Misionaris Cinta Kasih di Kalkuta untuk membantu orang miskin, yatim-piatu, penderita kusta, dan ia tetap membela orang-orang yang diakui beban oleh masyarakat.
Dedikasi Bunda Teresa pada orang-orang miskin membuatnya mendapat sebutan Santa dari Selokan (Saint in the Gutters).
Bunda Teresa menerima Nobel Perdamaian terhadap 1979 gara-gara membantu penduduk miskin di Kalkuta. Ia mempersembahkan Nobel itu kepada kaum papa.
“Saya bersyukur menerimanya atas nama mereka yang kelaparan, telanjang, tak miliki rumah, yang pincang, yang buta, penderita kusta, mereka yang tidak diinginkan, tak dicintai, tak diurus di masyarakat, orang-orang yang menjadi beban bagi penduduk dan ditelantarkan semua orang,” ucapnya.
Bunda Teresa pun tambah populer di dunia. Pada awal th. 1990-an, ia pernah mengirim surat ke Presiden George Bush dan Saddam Husein sehingga tidak berperang.
Bunda Teresa mendapat gelar Santa atas ketetapan Paus Fransiskus. Ia mengapresiasi jasa Bunda Teresa yang menolong bermacam orang dari banyak kalangan.
“Bunda Teresa suka berbicara ‘Mungkin aku tidak sadar bahasa mereka, namun aku dapat tersenyum.’ Mari kita meneruskan senyumannya di hati kita dan memberikan kepada mereka yang kita temui didalam perjalanan kita, khususnya mereka yang sedang menderita,” ujar Paus Fransiskus disaat menobatkan gelar Santa kepada Bunda Teresa.
Tekrar karşılaştığınız an dirileceğini bildiğiniz bir duyguyu; ne zaman, nasıl ve ne kadar uğraş vererek öldürdüğünüzün hiçbir önemi yoktur.. #kaanmuratyanik #kitap #genc #yazar ##kalkuta #ucurtmamevsimi #butimar #tekrar #kahve #coffee #iyigeceler #goodnight #sevgi #intagram #instagood
Počinjući priču o Indiji, razmotrićemo prvo koje sve regione ima. Obratićemo pažnju na početku na južnu Indiju i Gou. U tom delu zemlje je ponekad kišno, češće sunčano i turisti imaju mogućnost lenjstvovanja u savršenim hotelima i uživanja na užarenim, peščanim, beskrajnim plažama. Ako pogledamo mal... #firstminute