kata kata yang indah
iya aku suka, melihati susunan kata. Mencoba menyelam jika pemahaman memang tidak dengan mudah diharap penulis buat pembacanya (disuruh mikir dulu, mungkin) atau sekedar keterbatasan diri ini yang membaca.
walau nantinya ketika kejenuhan yang walau cuma sejenak saja kubaca itu, tulisan itu ku tinggalkan. kecuali rasa penasaran itu merasukiku.
Sebagaimana saat menghitung, atau melakukan sesuatu (termasuk membaca) penasaran menghadirkan benih benih antusias 🤔.
tapi saat aku masih bertanya, apa yang sebenarnya aku cari; untuk apa kucari itu; kenapa aku jadi terbawa arus?
namun kenapa; seringkali juga state penasaran itu kadang tiba tiba hilang, malah terkadang berubah jadi sok tau.
kalau digunakan ungkapan
"dimanapun adalah sekolah, semua orang adalah guru, segalanya adalah ilmu"
dan mengingat tentang penjelasan bahwa untuk mencari ilmu mesti kosongkanlah dulu kepalamu 🤔
apakah yang dimaksud dengan kosongkan pikiran itu adalah tiadakan proses judgemen dan reasoning saat dalam proses "belajar" itu?
🤪 sorry kebodohanku lagi kambuh
apakah diawal mula saat proses mengamati, hal yang perlu dioptimalkan satu satunya adalah fokus pada proses yang diiringi kemampuan untuk mengingat semata?
lantas ketika proses mengamati (terserah pake indra ke17 atau berapa lah) itu berakhir, maka berlanjut pada tahap reasoning 🤔😮💨
(😵💫banyak istilah yang aku lupa)
kalau ditilik dari bagaimana alur penelian ilmiah (sorry coba recall memory; gak keluar 🤕)
kan dari identifikasi masalah, terus coba cari literasi, bikin hipotesa, kumpulin data, coba bikin kesimpulan
nah yang jadi pertanyaan adalah
??? kaidah yang cocok untuk proses belajar yang sustainable, ngudi kaweruh kasunyatan sampai nafas terakhir itu mesti bagaimana ya 🤔








