Januari 2023
“Siap berlayar lagi?”
“Tentu saja.” Kataku tegas.
Rasanya kata-kata itu udah kali kesekian aku ucapkan. “Ah mungkin kain layarku begitu tipis, sehingga beberapa kali koyak dan jatuh atau kapalku kurang besar? Makanya beberapa kali sempat berlubang dan hanyut diterjang ombak.
Tapi ngomong-ngomong, terima kasih banyak, ya. Terima kasih sudah bertahan sejauh ini. Tawa, sedih, kemudian tersenyum lagi adalah hal-hal yang tidak dapat diakhiri. Setidaknya dari semua perasaan acak itu, kita tetap mengingat bahwa kehidupan sudah terlalu baik.
"Kamu sadar, kan? Bahwa kita ini hanya sedang melalui siklus kehidupan. Bertemu, bertumbuh, berbagi cerita kemudian kembali berpisah pada persimpangan jalan menuju tangga perjalanan meraih titik kedewasaan."
"Karena di depan sana, kita masih akan bertemu dengan ragam wajah dan isi kepala yang barangkali akan membuat kita setuju dengan mereka. Karena hidup adalah perjalanan mencari yang tidak akan berakhir selama napas kita masih ada."
“Siap berlayar lagi?”
Saat kita sepakat bahwa perihal perjalanan mengarungi lautan luas tidaklah mudah, maka sudah seharusnya tidak ada ragu terselip dalam perjalanan.
Karna berlayar adalah tentang menerima segala hal.
Mungkin aku akan berlayar lebih jauh lagi dari ini, karna layarku sudah besar terbentang, dan kapalku sudah kuat dan kokoh, tak akan goyang walau ada ombak besar sekalipun.
“Aku siap berlayar lagi, karna ada doa ibuku menerangi”.
#katagina #lifeisgood










