Saya lahir dari keluarga yang mayoritas NU. ngaji islam di ustadz yang ngajarin paham keagamaan NU. Namun, di awal masa kuliah, banyak sekali gesekan2 pemikiran keagamaan. Pernah ikut mentoring ini itu, tapi ga tau arahnya kemana, ilmunya asalnya darimana, dan banyak lagi hal2 yang kurang jelas. Sudah ikut beberapa organisasi keislaman yang bergerak di bidang dakwah. Merencanakan dakwah dan banyak eksekusi kegiatan dengan tujuan dakwah. Namun, di masa pencarian itu saya masih belum bisa menemukan "soul" atau ghirah keislaman saya. Sampai akhirnya di tingkat 3, KMNU ITB silaturahmi ke masjid al jabbar kampus ITB Jatinangor, dan pada saat itu pula kita membaca sholawat ke atas nabi Muhammad SAW. Tak disangka sangka Allah hadirkan soul itu pada diri saya. Indah, haru, sampai tak bisa membendung air mata. Itulah yang saya cari "soul" nya. Ini bukan tentang seberapa banyak kita berdakwah pada orang lain, bukan seberapa banyak ilmu islam yang didapat. Tapi betapa berharganya "soul" ini. ❤❤❤ . . Kenapa sih harus ikut golongan2 islam gitu ? Islam ya islam saja. Bukankah ini yang menjadikan kita mudah berpecahbelah? Inilah tanda2 orang yang melupakan sejarah. Jika di telusuri lebih dalam, setiap organisasi itu punya sejarahnya. Jadi, jgn sampai kita hanya sebatas "ikut-ikutan". Karna islam luas, setelah wafat rasulullah, banyak pemahaman berbeda dari para sahabat hingga pengikut2nya. Pemikiran bahwa golongan menjadi penyebab pecah belah islam adalah salah. Justru itu sebagai wadah dimana perbedaan2 antar golongan bisa menjadikan islam bersatu dengan saling melengkapi. NU bergerak di masyarakat, dakwah keislaman di masyarakat2 awam melalui tradisi, NU bukan partai politik tapi tidak menutup kemungkinan ada warga NU yang masuk di politik praktis. NU berkontribusi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, NU sangat menjaga kebinekaan, menjunjung tinggi NKRI, dan mengabadikan peran dan perjuangan para ulama melalui didirikannya pesantren-pesantren. Dan prinsip yang sangat menggetarkan jiwa saya lagi adalah "HUBBUL WATHON MINAL IMAN". . . #harilahir #NahdlotulUlama #ke91 #cintatanahair #adalahiman #jihadfiisabilillah #NKRIhargamati #yukngaji #yuksholawat #yuktahlil #kmnu












