Adaptasi di Tempat Kerja Baru
Sering saya mengatakan pada staff di tempat saya bekerja, terutama bagi mereka yang masih baru mulai bekerja : "Kamu harus banyak tanya ya, sama saya atau yang lebih senior. Supaya kamu banyak ngerti pekerjaan dan akhir nya akan memudahkan kamu bekerja disini, atau kerjasama dengan teman kerja yanh lain."
Terkadang kesulitan seseorang untuk beradaptasi dalam tempat pekerjaan yang baru umum nya karna orang tsb belum menguasai bidang yang dimana dia di tempatkan. Sekalipun memiliki pengalaman, terkadang yang saya sering jumpai yang menjadikannya sulit beradaptasi adalah kultur kerja yang berbeda. Seperti sikap senioritas di tempat baru, sistem/pola penerapan yang sudah di tentukan perusahaan dalam jangka waktu lama, tipikal kebijakan yang berbeda, dsb.
Di saat itulah seseorang harus bertanya, kepada atasan langsung atau senior nya. Hal itu sangat penting dalam mempercepat proses belajar yang kemudian berkaitan dengan penilaian performa kerja. Tetapi masalah nya adalah, terkadang seseorang yang baru mulai bekerja di tempat baru atau mengerjakan hal baru yang di berikan atasan nya, bingung ingin menanyakan apa. Perasaan seperti itu sangat sering terjadi. Terkadang sekalipun atasan atau senior sudah memberi tau, sering kali seseorang dengan mudah nya lupa. Hal itu biasa nya karna orang tsb belum betul-betul memahami pekerjaan baru nya, sehingga saat di beri tau oleh senior maupun atasan langsung, pikiran orang tsb menganggap informasi tsb tdk terlalu berkaitan dengan pekerjaan nya. Sehingga saat mulai bekerja, seseorang sering menanyakan hal yang sama berulang kali tentang bagaimana cara mengerjakan nya.
Berikut tips (berdasarkan pengalaman) yang menurut saya perlu di lakukan bagi mereka yang baru bekerja di tempat baru atau bidang pekerjaan yang baru, semoga bermanfaat :
1. Mencatat, terkadang hal ini di anggap sepele karna merasa ingat dengan semua yang telah di sampaikan. Padahal, dengan mencatat hal2 yang telah di ajarkan, selain kita dapat mudah mengingatnya, hal itu adalah bentuk dari sikap menghargai mereka yang mengajari kita (atasan/senior). Karna kita tidak perlu bertanya berulang kali pada mereka sehingga membuat nya jengkel dan menganggap kita lambat dalam belajar. Cara mudah jika kita lambat dalam menulis/mencatat adalah dengan merekam nya dengan alat rekam, kemudian menuliskan kembali pada buku catatan kerja.
2. Banyak memperhatikan pekerjaan yang dimana kita di tugaskan. Dengan memperhatikan secara seksama, dari sana akan muncul sebuah pertanyaan bagaimana itu bisa terjadi, kenapa terjadi, kapan itu terjadi, siapa yang mengerjakan nya.
3. Selalu memiliki pola kritis dalam belajar atau menerima informasi, seperti menerapkan 5W + 1H : What, why, when, who, where + How.
-vmd












