seen from Argentina

seen from United States
seen from Brazil

seen from T1
seen from United States
seen from Russia
seen from China

seen from France
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Australia
seen from Israel
seen from Israel

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Italy
seen from Austria
Ben Chatwin ~ The Beginning / KLASIS
Ben Chatwin has taken a new approach in 2025, releasing a double-A side single followed by an EP, each boasting visuals from Morgan Beringer. These audio-visual works are meant to be experienced in tandem, as each enhances the other. The cover of The Beginning, seen left, is a screen shot of the video. One can see the attention to detail, the vibrant color and contrast. When put in motion, the…
Peneguhan Pdt. Andreas Sabat Prayogi, S. Si. sebagai Pendeta Gereja Kristen Jawa Baran 😇 . Slamat datang pak Sabat, slamat melayani 😇 . 📷 @sigmamahar . #peneguhanpendeta #GKJ #klasis #Gunungkidul (at GKJ Baran Rongkop)
Raker III dan Pra Sidang Klasis Dibuka Oleh Ketua Sinode GKI
Raker III dan Pra Sidang Klasis Dibuka Oleh Ketua Sinode GKI
Suasana ibadah pembukaan Rapat Kerja dan Pra Sidang Klasis GKI Jayapura di GKI Eden, Tanjung Ria, Kamis (2/6/2016) – Jubi/Simon D
Jayapura, Jubi – Rapat Kerja (Raker) III dan Pra Sidang Klasis GKI Jayapura tahun 2016 dibuka oleh Ketua Badan Pekerja Am Sinode (BPAS) GKI Tanah Papua, Pendeta Alberth Yoku S.Th.
Kamis, 2 Juni 2016, sekitar pukul 16.00 WP, pembukaan Raker dan Pra Sidang Klasis GKI…
View On WordPress
Ketua GKI Tanah Papua Klasis Jayapua Minta Perda Miras Perhatikan Kondisi Sekitar
JAYAPURA (PAPUA) - Tingginya kasus kriminalitas yang sebagian besar disebabkan oleh minuman keras (Miras) juga tidak luput dari perhatian Ketua Klasis Jayapura GKI di Tanah Papua, Pdt. Wilem Itar, STh. Dirinya meminta agar Perda Minuman Keras (Miras) ditinjau kembali sebab dari fakta yang ada, sebagian besar kasus kriminalitas yang terjadi ada di Kota Jayapura diakibatkan Miras. Banyak pemalakan, kekerasan bahkan hingga pembunuhan diakibatkan oleh Miras, untuk itu Pemkot Jayapura harus melihat Perda Miras yang diberlakukan itu. Diungkapkan, selain itu, Miras juga membuat generasi bangsa rusak yang mana tubuh Kristus dicemari oleh minuman beralkohol yang memabukkan sehingga membuat orang tidak berpikir baik. “Kami sebagai tokoh gereja mengutuk keras kasus kriminal yang diakibatkan oleh Miras, kami juga meminta agar Pemkot Jayapura melihat kondisi ini,”ungkapnya saat memberikan masukan kepada Pemkot Jayapura dalam kegiatan Café Morning di GSG Kantor Walikota , Kamis(18/08/2011). Walikota Jayapura Drs. Benhur Tommy Mano, MM menggungkapkan, Miras sudah ada Perdanya dan hal itu merupakan inisiatif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kota Jayapura hanya saja Perda ini belum diberlakukan secara baik di Kota Jayapura. “Kami akan memberikan perhatian terhadap masalah ini, Perda ini harus benar-benar diberlakukan dengan baik,”katanya. Walikota Mano juga mengatakan, Pemkot Jayapura akan mengatur sistemnya khususnya yang beredar di kios-kios, Miras yang dijual adalah yang memiliki izin sah, khusus yang dijual di kios-kios akan ditertibkan oleh Dinas Trantib Kota Jayapura, jika ilegal maka akan disita. (Cenderawasih Pos)
dari www.kabargereja.tk