Konsep Sinkronik
Konsep Sinkronik - Berpikir sejarah secara sinkronis ialah berpikir meluas dalam ruang namun terbatas dalam waktu. Pendekatan sinkronik biasa digunakan dalam ilmu- ilmu sosial. Sinkronik lebih menekankan pada struktur, maksudnya meluas dalam ruang. Pendekatan sinkronis menganalisa suatu tertentu pada dikala tertentu, titik senantiasa pada waktunya. Ini tidak berupaya buat membuat kesimpulan tentang pertumbuhan kejadian yang berkontribusi pada keadaan dikala ini, namun cuma menganalisis sesuatu keadaan semacam itu. Sebutan memanjang dalam waktu itu meliputi pula indikasi sejarah yang terdapat didalam waktu yang panjang itu. Selaku contoh berpikir sinkronis ialah kejadian Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan menguraikan bermacam aspek, semacam aspek sosial, ekonomi, politik, serta ikatan internasional. Berpikir sinkronik ialah metode berpikir yang khas ilmu- ilmu sosial.












