2 Korintus 8 : 13
seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Indonesia

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from India
seen from Macao SAR China

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from United Kingdom

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from China
seen from China

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States
2 Korintus 8 : 13
Kita semua mempunyai pengetahuan. Pengetahuan yang demikian membuat orang menjadi sombong, tetapi kasih membangun. Jika ada seorang menyangka, bahwa ia mempunyai sesuatu "pengetahuan", maka ia belum juga mencapai pengetahuan, sebagaimana yang harus dicapainya. Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.
1 Korintus 8:1-3
2 Korintus 6:14
Sudah banyak terjadi dengan orang-orang Percaya, terlalu menyepelekan ayat ini. misalnya :
ahh gpp kok nanti juga baik-baik aja
lihat lah dari beberapa contoh, lidya kandau (rumah tangga puluhan tahun akhirnya runtuh juga), tessa kaunang (rumah tangga beberapa tahun akhirnya runtuh juga.
nanti juga dia akan percaya sama Tuhan
ada beberapa contoh yang bisa anda lihat sendiri, selebritis, teman atau mungkin keluarga anda sendiri. Ingin menjangkau pasangannya tapi malah dia yang terjangkau :)
ingatloh, Dunia ini hanya sementara! neraka kekal ! Jangan sia-siakan keselamatan yang Tuhan berikan sama kamu lewat pengorbanannya di kayu salib dengan diganti oleh sebuah Cinta !
posted by Ignatius S. Condro A.B. (iscab.saptocondro) on March 16, 2014 at 08:02PM in the year of Chinese Wooden Horse and Javanese Purwana.
2 Korintus 5:1-10
"Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini, sebab dengan demikian kita berpakaian dan tidak kedapatan telanjang. Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup. Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita. Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, — sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat — tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan. Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya. Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat."
Memakai segala sesuatu tanpa memilikinya
Manusia terlalu terikat dengan hartanya, dengan apa yang dimikikinya. Harta dan apa yang dimiliki manusia telah menggeser Tuhan sebagai sumber damai sejahtera, ketenangan dan kepuasan dari hati manusia. Itu sebabnya jangan heran, jika banyak orang yang berharta banyak hidup dalam ketakutan, gelisah, tidak memiliki kepastian dan mencari jalan keluar dengan mengambil langkah-langkah yang tak terpuji untuk mengisi kekosongan batin mereka. Memakai segala sesuatu tanpa memilikinya adalah rumusan hidup yang ditanamkan rasul Paulus kepada jemaat di kota Korintus. Rumusan yang membuat hidup lebih ringan, berarti dan penuh damai, karena pola hidup seperti ini memberi kesempatan bagi Allah untuk memenuhi hati kita dengan kuasa dan Firman-Nya, sumber kebahagiaan kita (Mazmur 1:2)..