#kopdar #kromengan #malangfortunercommunity #21012017 (di Desa Ngadirejo)
seen from Pakistan

seen from Russia

seen from Pakistan

seen from Russia
seen from Russia

seen from Malaysia

seen from Bulgaria
seen from Japan
seen from Austria
seen from Russia

seen from Bulgaria

seen from United States
seen from United States
seen from Pakistan
seen from United States
seen from China
seen from Canada
seen from China

seen from Pakistan

seen from Hong Kong SAR China
#kopdar #kromengan #malangfortunercommunity #21012017 (di Desa Ngadirejo)
Pelaku Perampokan Gudang Rokok Kromengan Lebih 2 Orang
MALANGTODAY.NET - Pelaku perampokan yang menyasar rumah kontrakan yang dijadikan gudang rokok di Jalan Setiabudi Desa Jatikerto Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang diperkirakan lebih dari dua orang. Kasus itu kini tengah di dalami petugas kepolisian dari Polres Malang. Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu, Rabu (27/12). "Pelaku masih kami kejar. Diduga, pelaku lebih dari dua orang," ujar AKP Azi Pratas Guspitu. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Termasuk korban, yaitu petugas keamanan atau satpam yang disekap oleh pelaku perampokan. "Korban sudah kami mintai keterangan," tambah Azi. Sementara ini dari hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Polres Malang, ditemukan barang bukti berupa sebilah parang berukuran besar dan dua buah linggis. Diberitakan sebelumnya, sebuah rumah kontrakan yang dijadikan sebagai gudang rokok di Jalan Setiabudi, Desa Jatikerto Kecamatan Kromengan menjadi sasaran kawanan perampok, Selasa (26/12). Peristiwa perampokan itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Seorang satpam yang sedang bertugas, Han Indra Adi Wijayanto (23) warga Kecamatan Sumberpucung menjadi korban setelah dilumpuhkan pelaku perampokan. Beruntung nyawa Indra dapat tertolong meskipun mengalami luka pada bagian punggung. Peristiwa itu baru diketahui sekitar pukul 18.00 WIB, pada waktu pergantian jaga. Satpam hendak menggantikan Indra, Oka (23), yang pertama kali mengetahui peristiwa itu. Indra ditemukan dalam keadaan terkapar di lantai belakang dekat kamar mandi dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut disumpal menggunakan plastik. Korban kemudian dilarikan menuju ke Rumah Sakit Ramdani Husada Kromengan untuk dilakukan perawatan.
Source : https://malangtoday.net/malang-raya/kabupaten-malang/pelaku-perampokan-gudang-rokok-kromengan-lebih-2-orang/
Polisi Buru Pelaku Pembuang Bayi di Jatikerto Kromengan
MALANGTODAY.NET - Pihak kepolisian kini sedang mencari tahu siapa orangtua yang tega membuang bayi laki-laki di tepi jalan jembatan Sungai Biru, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan. Kapolsek Kromengan, AKP Okta Panjaitan mengatakan bahwa diduga orangtua yang tega membuang bayi malang tersebut bukan berasal dari desa setempat. Untuk itu pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Polsek Wonosari dan Polsek Ngajum dalam mencari tahu pembuang bayi mungil tersebut. "Kita sedang usut terus kasus ini. Ada kemungkinan, bayi dibuang warga daerah lain," ujar AKP Okta Panjaitan, Rabu (6/9). BACA JUGA: Bayi Laki-laki Terbungkus Plastik Gegerkan Warga Jatikerto Kromengan Bayi laki-laki tersebut itu pun kini sudah memiliki nama yaitu Abimanyu. Nama itu diberikan oleh Camat Kromengan. Banyak masyarakat yang ingin mengadopsi Abimanyu, namun masih menunggu koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Malang. Kondisi bayi saat ini dalam keadaan sehat dengan bobot 3 kilogram dan panjang 50 centimeter. "Kita menunggu dari Dinas Sosial dulu, sudah banyak yang ingin adopsi," imbuhnya. Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Jatikerto Kecamatan Kromengan dikejutkan dengan penemuan bayi mungil berjenis kelamin laki-laki di tepi jalan jembatan Sungai Biru. Saat ditemukan kondisi bayi dalam keadaan sehat dengan terbungkus plastik kresek. Sementara diperkirakan bayi malang tersebut dibuang pada, Selasa (5/9) malam oleh pelaku yang hingga saat ini belum diketahui. Diduga bayi tersebut baru saja dilahirkan, mengingat tali pusar yang masih menempel saat ditemukan. Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh pasangan suami istri, Sarmin (60) dan Marsiti (50) warga Desa Jatikerto Kromengan.(mas/zuk)
Source : https://malangtoday.net/malang-raya/polisi-buru-pelaku-pembuang-bayi-di-jatikerto-kromengan/
Bayi Laki-laki Terbungkus Plastik Gegerkan Warga Jatikerto Kromengan
MALANGTODAY.NET - Warga Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan dikejutkan dengan penemuan bayi mungil berjenis kelamin laki-laki di tepi jalan jembatan Sungai Biru. Saat ditemukan kondisi bayi dalam keadaan sehat dengan terbungkus plastik kresek. Sementara diperkirakan bayi malang tersebut dibuang pada, Selasa (5/9) malam oleh pelaku yang hingga saat ini belum diketahui. Diduga bayi tersebut baru saja dilahirkan, mengingat tali pusar yang masih menempel saat ditemukan. Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh pasangan suami istri, Sarmin (60) dan Marsiti (50) warga Desa Jatikerto Kromengan. Menurut keterangan Sarmin, ia dan istrinya menemukan bayi tersebut saat berjalan kaki hendak menuju ke Selobekiti. Saat melintas di pinggir jembatan Sungai Biru ia berhenti karena melihat ada sebuah bungkusan besar, begitu penasaran Sarmin pun membuka bungkusan tersebut. "Saya penasaran, saat saya buka ternyata ada bayi kecil didalamnya. Waktu itu hampir magrib," ujar Sarmin, Rabu (6/9). Penemuan bayi malang itu kemudian dilaporkan Sarmin ke perangkat desa setempat. Selanjutnya bayi tak berdosa itu dibawa ke bidan desa untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. "Untung segera ditemukan, kalau tidak mungkin sudah meninggal. Bobot 3 kilogram dan panjang 50 centimeter," kata bidan desa, Susilowati.(mas/zuk)
Source : https://malangtoday.net/malang-raya/kabupaten-malang/bayi-laki-laki-terbungkus-plastik-gegerkan-warga-jatikerto-kromengan/
Ditinggal Istri 17 Tahun, Seorang Montir Lampiaskan Nafsunya Ke Gadis Remaja
Diitinggal Istri bekerja keluar negeri selama 17 tahun, seorang montir bengkel tega melampiaskan nafsunya kepada gadis remaja
https://satuchannel.com/ditinggal-istri-17-tahun-seorang-montir-lampiaskan-nafsunya-ke-gadis-remaja/
Bejat, Pria Asal Peniwen Kromengan Cabuli Gadis SMP
MALANGTODAY.NET - Aksi bejat dilakukan seorang pria berinisial PS (45) warga Desa Peniwen Kecamatan Kromengan yang tega menyetubuhi seorang gadis tetangganya sendiri, Bunga (14) yang masih duduk di bangku SMP. Menurut pengakuan tersangka PS, ia sudah menyetubuhi Bunga sebanyak enam kali. Aksi bejat tersebut dilakukan secara leluasa dirumah tersangka, karena dirumah tersebut tersangka hanya tinggal bersama anaknya. "Sudah 6 kali saya lakukan dirumah, istri saya kerja di Hongkong sudah 17 tahun," ujar PS di Mapolres Malang, Senin (28/8). Sementara menurut pengakuan korban, tersangka melakukan tindak asusila tersebut pada bulan Januari 2017 lalu. Waktu itu korban pulang dari sekolah kemudian dipanggil oleh PS di depan rumahnya dan dimintai tolong untuk membelikan rokok. Setelah membelikan rokok tersebut, korban diseret kedalam rumah tersangka. Kemudian Bunga dipaksa untuk melayani nafsu bejat tersangka. Kasus pencabulan itu terbongkar setelah diketahui Bunga telah melahirkan seorang bayi laki-laki. "Saya bilang ke dia (Bunga), kalau ada hal ini itu (Hamil) saya akan tanggung jawab. Itu tetangga dekat saya, saya gak maksa juga gak saya ancam, dia diam saja," kelit tersangka PS. Tersangka sendiri berhasil diamankan Polsek Kromengan pada, Minggu (27/8). Akibat perbuatannya yang mencabuli anak di bawah umur, tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 JO Pasal 76D dan atau Pasal 82 JO Pasal 76E Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Source : https://malangtoday.net/malang-raya/kabupaten-malang/bejat-pria-asal-peniwen-kromengan-cabuli-gadis-smp/