
seen from T1
seen from China
seen from Poland
seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Netherlands

seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands

seen from Belarus

seen from Slovenia

seen from Netherlands
seen from China

seen from Türkiye
seen from China
seen from Germany
seen from Malaysia
seen from United States
seen from Germany

seen from United States
Simpan Sabu Dalam Kutang, Pasutri Ditangkap Polisi
Simpan Sabu Dalam Kutang, Pasutri Ditangkap Polisi
barbareto.com | Lombok Barat – Satresnarkoba Polres Lombok Barat Polda NTB menangkap pasangan suami istri (Pasutri) masing-masing berinisial R (36 tahun) dan ST (42 tahun) asal Dusun Sepi, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Pasutri tersebut diamankan Polisi karena diduga mengedarkan narkotika jenis sabu, pada Selasa (14/9/2021). Keduanya diamankan Polisi berdasarkan…
View On WordPress
Arkeolog Temukan Kutang Berusia 600 Tahun
Arkeolog Temukan Kutang Berusia 600 Tahun
barbareto.com | Internasional – Seorang arkeolog bernama Beatrix Nutz beserta timnya yang berasal dari University of Innsbruck di Austria, telah menemukan bra atau kutang yang diperkirakan berumur 600 tahun. Pakai dalam perempuan itu ditemukan di dalam kastil Lengberg, Austria. Para arkeolog tersebut tak sengaja menemukan sebuah ruangan yang dipenuhi dengan bahan organik kering seperti ranting…
View On WordPress
SEJARAH KUTANG DI INDONESIA
Telanjang dada bagi perempuan di Indonesia pada zaman dulu merupakan hal yang biasa. Gak ada tuhh tudingan porno ataupun pamer keseksian seperti zaman now.
Hal itu disebabkan karena tradisi ketika itu belum mengenal penutup dada seperti zaman sekarang. Perempuan-perempuan tak berpenutup dada tak hanya di Papua saja di masa lalu, tapi di banyak daerah di Indonesia.
Nahh,, di Jawa, kaum perempuan biasanya hanya menutup dadanya dengan kemben yakni sebuah kain yang dililit di bagian dada. Baru tahun 1900-an, perempuan di Jawa mulai mengenakan kebaya.
Di Sulawesi Selatan, para perempuan biasa memakai baju bodo yang mirip kebaya, tetapi tipis dan longgar. Saking tipisnya, baju bodo pada masa itu terlihat transparan sehingga memperlihatkan payudara pemakainya.
Terlihatnya payudara pada masa itu bukan dalam perspektif cabul, seperti sekarang ini. Di zaman Hindia Belanda, perempuan yang berjalan di muka umum tanpa mengenakan penutup dada adalah hal yang biasa.
Di masa itu kaum laki-laki Indonesia tidak teransang karna sudah biasa melihat wanita tak memakai penutup dada,,, justru yang teransang adalah laki-laki Belanda..
Jadi, pernah ada cerita nih,, acara bongkar muat kapal Belanda sampe tertunda satu jam, karena pelaut-pelaut Belanda terpesona dengan perempuan Indonesia yg telanjang dada...
Di film The Legong Dance of the Virgin,1933, perempuan Bali digambarkan tidak memakai kutang.
GIMANA SIH AWAL MULA MASUK KUTANG KE INDONESIA???
Ceritanya bermula dari Don Lopez Comte de Paris, melihat perempuan Jawa, yang ikut membangun jalan raya pos Anyer Panarukan.
Atas perintah Deandels yang berkuasa dari 1808 hingga 1811, para perempuan itu hanya memakai pakaian yang menutup bagian bawah tubuh mereka saja. Dada mereka terlihat.
Don Lopez lalu memberi sebuah kain pada perempuan pribumi yang tercantik diantara mereka dan menyuruhnya agar menutup bagian berharga di atas perut itu. “Coutant! Coutant!” perintah Don Lopez. Kebetulan dalam bahasa Perancis, berharga diartikan sebagai coutant. Belakangan orang Indonesia mengucapkannya sebagai kutang.
LALU BAGAIMANA DENGAN BRA???
Menurut Cultural Encyclopedia of the Breast (2014), Bra diciptakan oleh Mary Phelps Jacob alias Caresse Crosby tahun 1910,
Crosby waktu itu akan mengenakan gaun untuk pergi ke sebuah pesta. Dia merasa bermasalah dengan korset yang sudah berabad-abad di gunakan perempuan Eropa di berbagai belahan dunia.
Ciptaan pengubah sejarah kaum perempuan itu dipatenkan pada 1914. Dia mendapat uang karena ciptaannya itu...
Di tahun 1922, Ida Rosenthal dan suaminya mulai berbisnis. Ida dan suaminya mengembangkan bra dalam perusahaan Maidenform yang aktif hingga berpuluh tahun kemudian.
Nah di Hindia Belanda Perempuan-perempuan pemakai bra/kutang makin meningkat populasinya di tahun 1920an...
Setelah para perempuan Belanda menggunakannya, perempuan pribumi mengikutinya. Lidah orang-orang Indonesia menyebutnya BH (baca: beha), yang merupakan singkatan dari Buste Houder (wadah penyangga payudara).
SOURCE:
https://beritagar.id/artikel/infografik/sejarah-beha-dari-masa-ke-masa
Miéling Poé Kutang Saalam Dunya
Miéling Poé Kutang Saalam Dunya
JABAR.TODAY – Poé ayeuna pisan. Unggal tanggal 13 Oktober dipiéling “Poé Kutang Saalam Dunya”. Teuing ti mana asal-muasalna. Malah kunaon urang Sunda bet nyebut kutang, béda ti nu lian. Henteu BH atawa Bra.
BH (dibaca béha) wancahan tina Breast Holder (basa Inggris) atawa Buste Hounder (basa Walanda). Hartina pakakas pikeun nutupan pinareup. Aya ogé nu nyebut ogé Bra, tina basa Perancis Brassiere.
View On WordPress
Pemberdayaan Masyarakat Desa
Pemberdayaan Masyarakat Desa
Tadi sore disuruh nemenin emak2 ke toko, belanja ini itu. Muter2 sampe ke bagian yg jual beginian. #shopping #belanja #supermarket #hypermarket #ritel #toko #pakaian #pakaianwanita #pakaiandalamwanita #pakaiandalam #kutang #bh #lingeri (di Cibubur Junction)
Jenis Dan Warna Bra Bisa Menunjukkan Kebiasaan Wanita
Jenis Dan Warna Bra Bisa Menunjukkan Kebiasaan Wanita
Jenis Dan Warna Bra Bisa Menunjukkan Kebiasaan Wanita Agen Poker Terpercaya – Jenis Dan Warna Bra Bisa Menunjukkan Kebiasaan Wanita – Dengan cara berpakaian dan cara membawa diri, adalah salah satu menunjukkan bagaimana mengungkapkan sedikit banyak kepribadian kita. Percaya? Agen Poker – Namun tahukah kamu bahwa pilihan pakaian ternyata lebih banyak menunjukkan kepribadian kamu ketimbang hal-hal…
View On WordPress