SEWINDU HAUL GUSDUR (Desember, 2017) Mari silaturrahim sekaligus melihat dan belajar dalam kegiatan Haul Gus Dur. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari dijamin keren dengan mengangkat budaya Nusantara. Jadi bagi teman-teman yang ingin mengetahui bagian dari Kids Now hari ini bolehlah bergabung biar bisa menambah referensi serta pengetahuan kita. Yang nantinya tidak mudah meng Old kan sesuatu 😊😊😊 Menyalahkan perubahan zaman itu adalah hal yang keliru, akan tetapi meninggalkan serta menjauhi ilmu yang berkaitan tentang masa lalu merupakan sebuah kemunafikan. 🙏🙏🙏 Datang dan ajak yang lain. Apalagi kegiatan Free (Gratis). Makanya yang tidak hadir dijamin rugi. Tempat : Pesantren Global Tarbiyatul Arifin Malang Waktu : 28 - 30 Desember 2017 .................... Tuhan tidak perlu dibela, dia sudah maha segalanya. Belalah mereka yang diperlakukan tidak adil (Kh. Abdurrahman Wahid / Gus Dur). Saat ini masyarakat Indonesia sedang mengalami transisi dari masyarakat Feodal/agraris menuju masyarakat modern. Perkembangan yang terjadi ternyata bersifat dualistik: di satu sisi pihak telah tercapai modernitas, termasuk upaya menciptakan infrastruktur ekonomi, dan perilaku di segala bidang telah lebih rasional, sampai terkadang dengan mengorbankan norma-norma agama, namun dipihak lain perilaku feodal masih dipergunakan sebagai alat untuk mencari akar ke masa lampau. (Mengerakan Tradisi, Esai-Esai Pesantren : Gusdur) ...................... Dalam wawancara mengenai buku Atlas Wali Songo. Kesal sih ndak. Saya cuma ingin meluruskan bahwa kenyataan sejarah justru membuktikan bahwa setelah 800 tahun penyebaran Islam di Nusantara mengalami kemandekan dan tidak bisa diterima secara luas. Justru di era Wali Songo-lah Islamisasi bisa berjalan secara massif. Ini kan realitas sejarah yang membuktikan bahwa Islamisasi itu adalah hasil jerih payah Wali Songo (K. Ng. Agus Sunyoto, Ketua Lesbumi NU) #haulgusdur #sewinduhaulgusdur #indonesia #terimahkasihindonesia #lesbumi