Artikel Dengan Pendekatan Budaya Program Jabar Istimewa Bisa Menjadi Solusi Untuk Menyelesaikan Permasalahan pertama kali tampil pada KoranMandala.com.
seen from Yemen

seen from Azerbaijan

seen from United States
seen from Yemen
seen from Germany

seen from Italy

seen from Czechia
seen from Yemen
seen from Ukraine
seen from Germany
seen from Mexico

seen from Türkiye

seen from United States
seen from Yemen

seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye

seen from Germany

seen from Türkiye
seen from United States
Artikel Dengan Pendekatan Budaya Program Jabar Istimewa Bisa Menjadi Solusi Untuk Menyelesaikan Permasalahan pertama kali tampil pada KoranMandala.com.
KoranMandala.com -Pada tanggal 25 Januari 2025, acara pelantikan dan pengukuhan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) I Jawa Barat dan DPW II Bandung Raya TTKKBI (Tjimande Tari Kolot Banten Indonesia) berlangsung dengan penuh khidmat di Sport Jabar Arcamanik, Bandung. Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh budaya dan masyarakat setempat. Hal ini menjadi momen bersejarah bagi TTKKBI, sebuah organisasi [...] Artikel Pelantikan dan Pengukuhan Kepengurusan DPW I Jabar & DPW II Bandung Raya TTKKBI pertama kali tampil pada KoranMandala.com.
Mahfud MD Kunjungan Ke Lambar Dapat Gelar Adat Dari Kepaksian Pernong Kerajaan Skala Brak
Mahfud MD calon Wakil Presiden nomer urut 03, berkunjung ke Kabupaten Lampung Barat. kedatangannya untuk menerima gelar AdokAangkon Muari dari Kerajaan Skala Brak dan dilanjutkan kampanye akbar, Kamis (25/01/2024). Cawapres nomer urut 03 sekaligus Menko Polhukam Mahfud MD tiba di Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat pukul 07.15 wib. Kedatangan di sambut oleh ribuan warga adat Kepkasian Pernong dengan tarian adat lampung serta atraksi silat Kepkasian Pernong. Tujuan kedatangan Mahfud MD sendiri untuk menerima gelar Adok Angkon Muari Bangsawan dari kerajaan Kepaksian Pernong Paksi Pak Skala Brak di Gedung Lamban Dalom. Cawapres nomer urut tiga ini mendapat gelar Batin Perkasa Sai Bani Niti Hukum dan di beri lecana emas aur sebatang ditengah padang yang berarti bangsawan pemberani yang menegakan hukum. Ratusan masyarakat antusias menyaksikan kedatangan salah satu Cawapres dari PDI perjuangan tersebut, sebelumnya diberitakan, Mahfud MD tiba di bandara radin inten ll/lampung selatan sekitar pukul 06.00 wib. Menurut Mahfud MD, Pemerintah Indonesia harus membangun masyarakat adat serta memelihara masyarakat adat di Indonesia, dirinya berpesan jika dia terpilih jadi Wakil Presiden, tentu akan mendukung dan membantu melestarikan budaya-budaya yang ada di indonesia. Sementara SPDB Edwarsyah Pernong menyampaikan, bahwa gelar yang di berikan kepada Pak Mahfud MD bukan hanya asal-asalan memberikan gelar, namun sudah dalam proses penyeleksian dalam trek record dan integritasnya di dalam dunia Pemerintahan, dimana Mahfud MD selalu tegak lurus dalam menjalankan setiap jabatan yang di pegangnya, mulai dari jabatan Mahkamah Konstitusi hingga Mentri Kemenko Polhukam saat ini. Selanjutnya, Mahfud MD dijadwalkan mengikuti acara kampanye simpatik bersama 5000 masyarakat di Kelurahan Fajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat. (A Yosan) Read the full article
Karnaval Kostum Meriahkan Festival Budaya Way Ratai Tahun 2023
Festival Budaya Way Ratai yang dimulai dari Tanggal 24 sampai dengan 26 Nopember 2023 ini, adalah even akbar yang kedua kalinya digelar ditempat yang sama. Acara yang berlangsung sangat meriah tersebut, menyedot perhatian masyarakat hingga memadati lokasi, Minggu (26/11/2023). Video Streaming : Karnaval Kostum Meriahkan Festival Budaya Way Ratai Tahun 2023 Pesta rakyat yang disebut Festival Budaya Way Ratai itu, dihelat di Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, yang bertujuan untuk melestarikan budaya, dan sekaligus mengangkat budaya yang ada di Kecamatan Way Ratai, agar lebih dikenal luas oleh masyarakat. Pada Tahun 2023 ini, Kecamatan Way Ratai untuk kedua kalinya mengadakan Festival serupa dengan mengangkat tema “Budaya”. Kegiatan ini memiliki filosofi yang bermakna sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Subhanallah Ta’ala, karena telah menganugerahkan hasil Bumi yang sangat melimpah ruah, di Bumi Way Ratai Andan Jejama, Kabupaten Pesawaran. Tema yang diusung juga sebagai perwujudan akan cinta masyarakat terhadap Budaya. Ungkapan rasa syukur tersebut kemudian dituangkan dalam sebuah Pesta Rakyat yaitu Festival Budaya Way Ratai. Ungkapan rasa syukur juga diwujudkan dengan Gerebek Hasil Bumi, dimana semua hasil bumi di bentuk dengan berbagai inovasi kreatif masyarakat diarak mengelilingi Bumi Way Ratai. Lalu kemudian dijadikan pesta rebutan hasil bumi. Pada kegiatan penutupan hari ini, Minggu 26 Nopember 2023, salah satu rangkaian kegiatan Festival Budaya Way Ratai adalah carnaval costumer yang ikut meramaikan kegiatan tahun ini. Terlihat masyarakat sangat antusian ingin menyaksikan kegiatan tersebut Ketua Apdesi Kecamatan Way Ratay, Misbah, kepada media ini menyampaikan, acara festival Budaya Way Ratay ini sudah dimulai dari Tanggal 24 November 2023. “Yaitu lomba Hadroh, dan kemarin acara pawai grebeg hasil bumi. Dan hari ini Karnaval Kostum, yang dilanjutkan nanti malam acara Way ratay bersholawat bersama ustadz Habib Umar,” pungkas nya. Ditempat yang sama, Danta Trianda, Camat Way Ratay, menyampaikan, bahwa Festival Budaya Way Ratay ini sudah dimulai dari Tanggal 24 November 2023. “Dan hari ini adalah hari terakhir dimana hari ini adalah acara Karnaval Kostum. Dan alhamdulillah sangat meriah, dimana masyarakat sangat antusias hingga pada acara puncak Festival Budaya Way Ratay bisa seramai ini,” jelasnya. Dia juga mengatakan, Festival Budaya Way Ratay ini adalah merupakan acara tahunan yang dilaksanakan di Kecamatan Way Ratay, yang bertujuan untuk mengangkat budaya yang ada di Way Ratay baik ditingkat Kabupaten Pesawaran, Lampung, maupun di kancah nasional. Sementara, Aris Apriadi King, selaku Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menuturkan, acara Festival Budaya Way Ratai ini adalah merupakan festifal yang mengangkat budaya yang ada di kecamatan Way ratay di kancah nasional. Dirinya berharap dengan adanya event-event seperti ini akan menambah semangat lagi buat masyarakat Kabupaten Pesawaran. Dan khususnya destinasi wisata yang ada di Pesawaran bisa menyelenggarakan event-event yang lebih besar lagi,” pungkasnya. (Tejo) Read the full article
Hari Terakhir Penampilan, 4 Group Kesenian Kuda Lumpung Unjuk Kebolehan
Dalam rangka peringatan Bulan Bakti Sosial PPWI ke-16 yang digelar di lapangan Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, pada gelaran hari ini DPC PPWI Pesawaran menampilkan empat grub kesenian kuda lumping, Jumat (17/11/2023). Empat grub itu terdiri dari kesenian kuda lumping dari grub kesenian kuda lumping Laras Hati Way Layap Desa Kebagusan, Grub kesenian kuda lumping Mendung Seto Umbul Rejo Kecamatan Way Ratai, Grub Turonggo Suro Budoyo dari Desa Kalirejo Kecamatan Negeri Katon, dan dari grub kesenian kuda lumping Turonggo Songo Wijoyo dari Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Setelah beberapa hari menampilkan festival kesenian kuda lumping dari berbagai grub kesenian kuda lumping, tiba saatnya untuk memilih grub kesenian mana yang memang layak mendapatkan dana pembinaan dari DPC PPWI Pesawaran. Ketua kelompok paguyuban kuda lumping yang tampil dalam rangka hari bulan bakti PPWI yang ke-16, yang diwakili oleh Suprapto, kepada Realita Lampung menyampaikan, festival kuda lumping ini tidak terlepas dari partisipasi DPC PPWI Pesawaran, yang dengan semangat untuk memeriahkan Hari Jadi PPWI yang ke-16. Dia mengajak para pecinta seni kuda lumping bisa menampilkan seni budaya kuda lumping dalam acara bulan bakti PPWI yang ke-16 Suprapto juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia, yang sudah memberikan kepadanya agar bisa ikut mengambil bagian dalam acara tersebut. “Harapan saya, juga Kepada Dinas Pendidikan, di tahun mendatang bisa bekerja sama dengan DPC PPWI Pesawaran untuk bisa mengadakan event yang lebih besar lagi sekupnya” ucapnya. Sementara, Mbah Surip, salah satu dari pecinta seni budaya kuda lumping yang ada di Kabupaten Pesawaran kepada Pewarta menyatakan, dirinya sangat setuju dengan adanya even even seperti ini. Sehingga para pecinta seni budaya kuda lumping ini bisa dapat menampilkan budaya seni kuda lumping yang ada. Ditempat yang sama, Ketua DPC PPWI Pesawaran, bahwa hari ini adalah merupakan hari terakhir dari penampilan pentas budaya kuda lumping, dalam rangkaian acara bulan bakti sosial yang ke-16. “Dan besok hari Sabtu akan di tutup dengan acara pembagian sembako,” ujarnya Dirinya juga menghjmbau kepada ketua ketua paguyuban kuda lumping untuk tidak melihat besar kecilnya uang pembinaan, tapi dilihat dari bukti dari lembaga PPWI, yang turut berperan serta dalam melestarikan budaya kuda lumping yang ada. (Tim PPWI Pesawaran} Read the full article
Festival Kuda Lumping di Desa Sukadadi, Meriahkan Bulan Bhakti PPWI Ke16
Dalam rangka Bulan Bhakti Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) ke-16, DPC PPWI Pesawaran selenggarakan festival kesenian kuda lumping, yang bertempat di lapangan Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Senin (13/11/2023). Ketua DPC PPWI Pesawaran, Ngatijo, menyampaikan, bahwa antusiasme masyarakat terhadap pertunjukkan kuda lumping terhadap budaya lokal masih tinggi. Menurut Tejo, sapaan akrab Ngatijo, PPWI Pesawaran akan terus mengadakan acara seperti ini di setiap tahunnya. Karena kesenian kuda lumping ini masih butuh pembinaan dari pemerintah daerah dan harus dilestarikan. “Festival kuda lumping sekarang menjadi idola masyarakat khususnya di kabupaten Pesawaran. Ketika kami mengadakan berbagai kegiatan terkait dengan kuda lumping rata-rata penontonnya luar biasa,” ungkapnya. Ketua panitia festival, Fauzi menyampaikan tujuan diadakan festival kuda lumping ini selain untuk membudidayakan kesenian daerah juga untuk mempererat tali silaturahmi antar grub kesenian kuda lumping, "Hari ini adalah perayaan hari Bakti PPWI yang ke-16, dan sekaligus pembukaan untuk festival kuda lumping, untuk pembukaan festival dibuka dari grub kuda lumping dari grub Turonggo Suro Budoyo dari desa Kalirejo kecamatan Negeri Katon dan ini akan berlangsung selama enam hari,"jelasnya (PPWI pesawaran) Read the full article
Festival Kuda Lumping di Desa Sukadadi, Meriahkan Bulan Bhakti PPWI Ke16
Dalam rangka Bulan Bhakti Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) ke-16, DPC PPWI Pesawaran selenggarakan festival kesenian kuda lumping, yang bertempat di lapangan Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Senin (13/11/2023). Ketua DPC PPWI Pesawaran, Ngatijo, menyampaikan, bahwa antusiasme masyarakat terhadap pertunjukkan kuda lumping terhadap budaya lokal masih tinggi. Menurut Tejo, sapaan akrab Ngatijo, PPWI Pesawaran akan terus mengadakan acara seperti ini di setiap tahunnya. Karena kesenian kuda lumping ini masih butuh pembinaan dari pemerintah daerah dan harus dilestarikan. “Festival kuda lumping sekarang menjadi idola masyarakat khususnya di kabupaten Pesawaran. Ketika kami mengadakan berbagai kegiatan terkait dengan kuda lumping rata-rata penontonnya luar biasa,” ungkapnya. Ketua panitia festival, Fauzi menyampaikan tujuan diadakan festival kuda lumping ini selain untuk membudidayakan kesenian daerah juga untuk mempererat tali silaturahmi antar grub kesenian kuda lumping, "Hari ini adalah perayaan hari Bakti PPWI yang ke-16, dan sekaligus pembukaan untuk festival kuda lumping, untuk pembukaan festival dibuka dari grub kuda lumping dari grub Turonggo Suro Budoyo dari desa Kalirejo kecamatan Negeri Katon dan ini akan berlangsung selama enam hari,"jelasnya (PPWI pesawaran) Read the full article
Pestraria, Riana Sari Hadiri Acara Tutorial Bekain
Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menghadiri acara Tutorial Bekain atau tata cara berkain yang benar, yang merupakan rangkaian Pesta Wastra Bersukaria (Pestraria) Tahun 2023 Kota Bandar Lampung. Acara yang digagas Komunitas Pemuda Penggiat Budaya (Gham Berkain) ini digelar di Rumah Kayu, Sabtu (28/10/2023). Kegiatan ini dilaksanakan untuk membangkitkan semangat dari generasi muda agar terus mencintai budaya bangsa melalui Wastra, serta mengenalkan keindahan destinasi Wisata. Pada kesempatan itu, dihadirkan narasumber dari Komunitas Remaja Nusantara, yang menjelaskan mengenai sejarah kain di Nusantara, dan tutorial berkain. Rissana Innisa selaku salah satu pendiri Komunitas Gham Berkain mengatakan, tutorial berkain dilaksanakan untuk memberikan Informasi kepada Pemuda/i di Provinsi Lampung mengenai tata cara berkain yang benar. Selain itu, Ica menjelaskan bahwa terdapat hiburan dari Penampilan Sindikat Sisa Semalam yang mengaransemen ulang lagu khas daerah Lampung dengan penampilan berkain, serta terdapat sejumlah rangkaian Games bagi seluruh peserta. Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Tutorial Berkain menghadirkan Peserta dari seluruh Siswa/i SMA/K di Kota Bandar Lampung yang hadir dengan hiasan kain dari masing-masing peserta. (Adpim) Read the full article