new gimmick blog
hey idk what i should really do now but Hello Internet Faggots

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Portugal

seen from United States
seen from Brazil
seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from Australia
seen from China
seen from China
seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from South Korea

seen from United States
seen from United Kingdom
new gimmick blog
hey idk what i should really do now but Hello Internet Faggots
Characteristics of a File System A file system defines how data is organized, stored, managed, and accessed on a storage device such as a hard disk, SSD, or USB drive.
20 Perintah Dasar Linux yang Wajib Kamu Tahu!
Linux adalah salah satu sistem operasi yang populer, terutama di kalangan pengembang dan admin jaringan. Dibalik tampilannya yang sederhana, Linux menyimpan kekuatan yang luar biasa dalam bentuk perintah-perintah dasar yang bisa diakses melalui terminal. Bagi yang baru belajar atau yang sudah mahir, memahami 20 Perintah Dasar Linux yang Wajib Kamu Tahu adalah langkah awal untuk bisa menguasai sistem ini. Mari kita pelajari bersama beberapa perintah yang sering digunakan.
ls – Menampilkan Isi Direktori
Perintah ini digunakan untuk melihat isi folder atau direktori. Dengan ls, kamu bisa tahu file apa saja yang ada di dalam sebuah direktori. Tambahkan opsi seperti ls -l untuk melihat informasi lebih detail, seperti ukuran file dan kapan terakhir kali dimodifikasi.
cd – Pindah Direktori
Mau pindah dari satu folder ke folder lain? Gunakan cd. Contoh penggunaannya: cd /home/user/ akan memindahkanmu ke direktori "user" di dalam folder "home". Ini adalah salah satu perintah yang paling sering digunakan di Linux.
pwd – Menampilkan Direktori Saat Ini
Kalau kamu bingung sedang berada di direktori mana, perintah pwd akan memberi tahu kamu lokasi direktori saat ini. Ini penting ketika kamu bekerja dengan banyak folder sekaligus.
cp – Menyalin File
Kalau kamu butuh membuat salinan file, gunakan perintah cp. Misalnya, cp file.txt /backup/ akan menyalin file "file.txt" ke folder "backup". Ini sangat berguna jika kamu perlu membuat backup sebelum mengedit file.
mv – Memindahkan atau Mengganti Nama File
Ingin memindahkan file atau mengganti namanya? Gunakan mv. Sebagai contoh, mv file.txt /documents/ akan memindahkan file ke dalam folder "documents". Sedangkan, jika kamu ingin mengganti nama file, gunakan perintah seperti mv ravxy1337.txt ravxy88.txt.
rm – Menghapus File
Untuk menghapus file, perintah rm adalah yang kamu butuhkan. Namun, hati-hati! Jika kamu menggunakan rm -r, maka seluruh folder beserta isinya akan dihapus. Jadi, pastikan kamu yakin sebelum mengeksekusi perintah ini.
mkdir – Membuat Folder Baru
Jika kamu ingin membuat folder baru, gunakan mkdir. Contoh penggunaannya: mkdir projectbaru akan membuat folder baru dengan nama "projectbaru".
rmdir – Menghapus Folder Kosong
Perintah rmdir digunakan untuk menghapus folder yang kosong. Jika folder tersebut masih berisi file, kamu harus menggunakan rm -r untuk menghapusnya.
touch – Membuat File Baru
Perintah touch digunakan untuk membuat file kosong baru. Misalnya, touch index.html akan membuat file HTML kosong yang bisa kamu isi nanti.
cat – Menampilkan Isi File
Untuk melihat isi file tanpa membuka editor teks, gunakan cat. Contoh penggunaannya: cat file.txt akan menampilkan isi file "file.txt" di terminal.
nano – Mengedit File di Terminal
nano adalah editor teks sederhana yang bisa kamu gunakan di terminal. Misalnya, ketik nano file.txt untuk membuka file teks dan langsung mengeditnya.
grep – Mencari Kata dalam File
Kalau kamu perlu mencari kata atau frasa dalam sebuah file, gunakan grep. Misalnya, grep 'error' logfile.txt akan menampilkan semua baris yang mengandung kata "error" dalam file "logfile.txt".
chmod – Mengubah Izin File
Linux memiliki sistem izin yang ketat. Gunakan chmod untuk mengubah izin file. Sebagai contoh, chmod 755 script.sh akan memberi izin kepada pemilik untuk mengeksekusi file, sementara orang lain hanya bisa membaca.
chown – Mengubah Pemilik File
Kalau kamu perlu mengubah pemilik file, gunakan perintah chown. Misalnya, chown user1 file.txt akan mengubah pemilik file menjadi "user1".
df – Mengecek Ruang Penyimpanan
Untuk melihat sisa ruang penyimpanan di disk, gunakan df. Tambahkan opsi -h untuk melihatnya dalam format yang lebih mudah dibaca, seperti df -h.
du – Menghitung Ukuran Direktori
Kalau kamu ingin tahu seberapa besar sebuah folder, perintah du bisa memberimu jawabannya. Ketik du -sh /folderku/ untuk melihat total ukuran folder tersebut.
ps – Menampilkan Proses yang Berjalan
Perintah ps menampilkan daftar proses yang sedang berjalan di sistem. Ini berguna jika kamu ingin memantau aplikasi apa saja yang aktif.
kill – Menghentikan Proses
Jika ada proses yang tidak merespon, kamu bisa menghentikannya dengan kill. Kamu perlu mengetahui PID (Process ID) dari proses tersebut, yang bisa didapatkan dengan ps. Contohnya, kill 1234 akan menghentikan proses dengan ID 1234.
top – Melihat Kinerja Sistem Secara Real-Time
Perintah top menampilkan informasi tentang penggunaan CPU, memori, dan proses yang sedang berjalan secara real-time. Ini adalah salah satu perintah paling penting untuk memantau kinerja sistem.
wget – Mengunduh File dari Internet
Perintah wget sangat berguna jika kamu ingin mengunduh file dari internet langsung melalui terminal. Contohnya, wget http://example.com/file.zip akan mengunduh file ZIP dari URL yang diberikan.
Dengan menguasai 20 perintah dasar Linux yang wajib kamu tahu, kamu bisa memaksimalkan kemampuanmu dalam mengelola sistem Linux. Perintah-perintah ini sangat penting untuk dipelajari karena dapat mempercepat pekerjaan sehari-hari dan memberi kendali penuh terhadap sistem. Pelajari 20 perintah dasar Linux yang harus dikuasai setiap pengguna dan nikmati fleksibilitas yang ditawarkan oleh sistem operasi ini. Mulai kuasai Linux dengan mudah!
How to Navigate File System in Linux Terminal
This is a basic introduction about Linux commands and how you can navigate the file system using Terminal (command line). All Open Source! Arashtad provides high quality tutorials, eBooks, articles and documents, design and development services, over 400 free online tools, frameworks, CMS, WordPress plugins, Joomla extensions, and other products. More Courses ▶ https://tuts.arashtad.com/ Business Inquiries ▶ https://arashtad.com/business-inquiries/ Affiliate Programs ▶ https://arashtad.com/affiliate-programs/ eBooks ▶ https://press.arashtad.com/ Our Products ▶ https://market.arashtad.com/ Our Services ▶ https://arashtad.com/services/ Our Portfolio ▶ https://demo.arashtad.com/ Free Online Tools ▶ https://tools.arashtad.com/ Our Blog ▶ https://blog.arashtad.com/ Documents ▶ https://doc.arashtad.com/ Licensing ▶ https://arashtad.com/licensing/ About us ▶ https://arashtad.com/about/ Join Arashtad Network ▶ https://i.arashtad.com/ Our Social Profiles ▶ https://arashtad.com/arashtad-social-media-profiles/ Vimeo ▶ https://vimeo.com/arashtad Udemy ▶ https://www.udemy.com/user/arashtad GitHub ▶ https://github.com/arashtad Linkedin ▶ https://www.linkedin.com/company/arashtad Twitter ▶ https://twitter.com/arashtad
How to convert or encode a file into a single line base64 string using Linux command line ?
Recently I came across a use case to store the license associated with a software securely in a vault. The license was a binary file. The only way to store in the secure vault was to convert it as a string. I used the following command to convert the file into a single line base64 string. cat <file-name> | base64 -w 0 The -w 0 option aligns the encoded string into a single line string. If you…
View On WordPress
In this guide, we will look at how you can run a script in a systemd just before the system shuts down on a Linux system.
In this guide, we will demonstrate how you can send messages to all logged-in users from the command line in the Linux system.
In this guide, we will check out how to do exactly that. We will explore various ways that you can find out the file creation date on a Linux system.