Aku ingin melanjutkan pendidikkan S2 ke luar negeri. Jika memang ada kesempatan untuk itu. Namun sepertinya suamiku merasa berat dengan keinginanku itu. Berat untuk berpisah jauh dariku. Dia menyarankan agar aku mengambil di dalam negeri saja di salah satu kampus terbaik dan termahal di Indonesia. Mungkin itu dianggapnya sebanding dengan kuliah di luar negeri. Padahal yang kuinginkan bukanlah prestise, namun pengalaman yang luar biasa ketika kamu berhasil sekolah di luar negeri bertemu budaya yang berbeda, teman yang berbeda dan bahasa yang berbeda serta cara berpikir yang berbeda dari kebanyakan orang Indonesia.
Karena kondisi negeriku ini sungguh menyedihkan.
(Padahal, dulu ketika dia kuliah di Jepang dan aku di Indonesia. Aku bisa bertahan sekalipun rasa di dada sudah meluap hebat. Yang membuat aku kuat dan terus mau berjuang adalah anak anakku. Juga harapan bersama doa yang melangit agar rasa rindu ini Allah jaga dalam mahligai kepercayaan sekalipun kami berjauhan)









