Tari nitih mahligai part 1

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Vietnam
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States
seen from Georgia
seen from United States

seen from Georgia

seen from Türkiye
seen from Saudi Arabia

seen from Singapore
seen from United States
Tari nitih mahligai part 1
Tari nitih mahligai part 2
Tari nitih mahligai part 3
Denganmu
Aku masih ingat, ketika kali pertama aku menyemat cincin pada tanganmu.
Bergetar, dan gugup setengah mati barangkali.
Aku selalu geli jika mengingatnya. Kamu, mungkin juga sama. Dan setelah Allaah izinkan hampir separuh tahun kita bersama, aku masih saja berdebar, dan terenyuh. Bahwa memilihmu tak pernah kusesali selama melibatkan Allaah. Bahwa benar kata seorang ustaz yang aku takzim kepada beliau, takkan rugi orang yang istikharah.
Menggenggam tanganmu kini, aku merasa damai. Sakinah. Sebuah nikmat dari Allaah yang patut untuk kusyukuri. Namun sungguh, kita masih sama-sama berjuang untuk menghadirkan kebarakahan dalam rumah tangga kita.
Dan barangkali aku tanpa sadar sempat mengeluh.
Di saat itu, aku kembali bersyukur bahwa kamu senantiasa mengingatkanku untuk bersabar. Hingga aku berani menghadapinya bersamamu.
Aku tak pernah tahu, kapan kamu akan membaca tulisanku ini, atau yang lain. Tetapi, dalam doaku ... Dalam doaku, denganmu keberkahan selalu Allaah perkenanankan. Kuamini dalam rumah tangga kita.
Segala puji bagi Allaah yang telah menghimpun kita, dalam ikatan suci yang setara dengan perjanjian para Nabi.
Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah.
Athika Anggraeni by Gesit Wisnu Prakoso for Mahligai Aug 2016
Athika Anggraeni by Gesit Wisnu Prakoso for Mahligai Aug 2016
Athika Anggraeni by Gesit Wisnu Prakoso for Mahligai Aug 2016
Athika Anggraeni by Gesit Wisnu Prakoso for Mahligai Aug 2016