Selain exercise, ngopi adalah hobi ke sekian saya. Terlepas dari hobi, sebenar nya minum kopi semacam pre workout atau energy drink “old school” bagi saya sebelum exercise. Karna kafein yang terkandung di dalam secangkir kopi akan membuat tubuh kita dapat lebih aktif, dengan kata lain memacu jantung lebih cepat dari biasa nya. Tapi bagi orang yang sudah terbiasa minum kopi atau tidak sensitif dengan kafein, minum kopi bahkan kapan aja akan seperti normal efek nya.
Espresso adalah pilihan seduhan kopi yang tepat untuk saya, karna penyajian nya lebih cepat jika di bandingkan dengan pola seduhan kopi lain nya seperti pola tubruk, french press, v60 dll. Juga rasa kopi dari pola seduhan Espresso lebih terasa “bold” untuk saya di banding dengan pola seduh lain nya.
Waktu yang baik bagi saya meneguk secangkir espresso adalah di pukul 10-1pm. Karna di kisaran jam tsb biasa nya perut saya sudah terisi makanan dan memulai exercise. Di samping itu ternyata sebuah research mengatakan memang minum kopi di jam-jam tsb adalah waktu yang pas untuk kafein masuk ke dalam tubuh.
Karna terbiasa minum espresso ini lah saya jadi terasa kurang jika di hari itu hanya minum kopi tubruk atau dengan pola seduh lain. Biasa nya hal itu terpaksa saya lakukan jika saya sedang berada jauh dari kafe-kafe, atau sedang liburan ke daerah yang jarang ada kafe. Karna biasa nya untuk nikmatin secangkir espresso, saya selalu order di kafe dekat tempat saya bekerja. Maka jika lagi liburan, saya hanya menyeduh kopi tubruk.
Espresso adalah seduhan kopi yang express menurut sebutan asal nya di Italy. Selain pembuatan nya yang express, espresso di sajikan nya pun secara express. Meski begitu, untuk membuat secangkir espresso di perlukan rincian yang tepat agar hasil nya ber crema, tidak watery dan over extract. Dengan mesin berukuran besar, biasa nya espresso di buat oleh barista-barista yang melayani pesanan customer di kafe. Espresso juga adalah wujud seduhan pertama dari pembuatan Cappucino, Latte, Americano.
Seiring berjalan nya waktu, teknologi pun mulai ikut berkembang. Untuk memenuhi kebutuhan penikmat espresso, perusahaan-perusahaan pembuat mesin espresso pun mulai ber inovasi untuk membuat mesin espresso yang compact, simple dan bahkan dapat di bawa-bawa saat liburan, salah satu nya adalah Flair Espresso Maker ini.
Flair Espresso maker adalah produk buatan US. Desain yang compact dan mudah di bawa kemanapun dengan tas yang sudah di sediakan, membuat penikmat espresso sekarang dapat menyeduh espresso nya dengan mudah dimanapun dan kapanpun. Bahkan saat saya jika nanti ingin camping pun, alat ini udah pasti akan ada di tas keril saya. Dengan cukup memasukan gilingan kopi yang halus ke dalam porta filter nya, lalu menuangkan air panas ke dalam silinder di atas nya, secangkir espresso sudah dapat saya nikmati setelah menekan tungkai/tuas nya dengan perlahan ke bawah (25-30detik). Hasil nya? Mamamia! Crema nya cukup tebal! Tidak kalah dengan Mesin espresso seharga 100jt di kafe-kafe!!
-vmd














