Saudi, Pakistan, Indonesia, dan Turki
Masjidil Haram itu tempat bertemunya berbagai jenis muslim, jenis kulit yang beda, model baju berbeda, dan yang beda-beda lainnya.
Yang lain mungkin masih bisa dimaklumi, tapi beda bahasa ni, agak bikin ketawa juga, apalagi kalo sama-sama engga ngerti, kekeuh sama bahasa sendiri.
Contoh di siang hari menuju zuhur ini, ada ibu-ibu dari Pakistan yang tidur di area sholat, jamnya qailulah sih, tapi kalo guling-guling di area sholat jadinya yang lain ga kebagian tempat. Jadilah mama dari Saudi itu kesal, terjadi beberapa percakapan..
Saudi: Qumii! Haroom alaik, la tanami, anti fil harom wa nimti? Ithla' barro..[Bangun, kamu ga boleh tidur, kamu ke haram trus tidur? Keluar keluar!]
Pakistan: (Bangun)
Saudi: Ithla' barro! Tawaddhoi! [Keluar, wudhu sana]
Pakistan: (Senyum ke temennya yang tidur juga) *#^$€÷(@)#^=*#;"^×€ [Translate not available]
Pakistan: (Noleh ke ibu Indonesia disampingnya) *$^÷;"£×(#,$€×¥'*#;' [Kira-kira begini translatenya: Tag-in ya, ini tempat aku]
Indonesia: Iya.
Saudi: (Masih ngomel-ngomel karena ibu Pakistan itu udah dua kali ini dibangunin)
Indonesia: (Ke temen sampingnya) Dia ga diboleh tidur, kata orang tu haraam haraam
Lalu, datang ibu-ibu Turki mau duduk di tempat ibu Pakistan tadi..
Indonesia: Eh, ini ada orangnya [iyap! Pake bahasa indonesia]
Turki: *#^$€+*'€$;$^÷(×,$&=(#,$&÷¥!₩' (kayaknya sih: Oh ada orangnya ya)
Pakistan: (Yang masih berdiri nyari jalan, karena belakang udah penuh, noleh ke ibu Turki) &$;÷£@($;$ &$,$£÷*$£$*&$&÷¥ (intinya mah marah kayanya)







