Adalah Sri Ningsih, Bocah hitam gempal yang lahir di pulau Bungin, Sumbawa. Sosok yang tak pernah Alfa bangun jam empat pagi demi menyiapkan keperluan rumah tangga. Seorang 'anak dikutuk' yang berhasil menyapa lima benua. Hei Sri, Aku tahu benar kamu hanyalah tokoh fiksi. Meski begitu, aku kagum padamu! Kecantikan hatimu membuatku cemburu. Tentang caramu memeluk rasa sakit sendiri, sikapmu yang pantang menyerah meski sudah berusaha 1001 kali. Mengenai kesederhanaan mu melihat takdir, senantiasa berterimakasih atas segala yang terjadi. Perihal kesabaran yang tak pernah mengenal batasan. Izinkan aku menganggapmu ada, kehadiranmu yang aku anggap nyata. Terimakasih Sri, sungguh terimakasih memberikan pelajaran yang berharga mengenai hidup. Kepada penulis om Darwis Tere Liye, terimakasih karyanya, membuatku belajar banyak. Kepada illahi Rabbi, terimakasih atas kesempatan ini, membuatku bisa membaca, kemampuan yang dapat mencerna. Terimakasih anugerahNya. 😳 . . #tereliye#tentangkamu#novelindo#membacachallenge#puisi















