Merayakan cemas
are u oke?
Still sad, but it's oke. At least kecemasan akan ketidakpastian itu akhirnya berhenti.

shark vs the universe

oozey mess

❣ Chile in a Photography ❣
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

if i look back, i am lost

PR's Tumblrdome

pixel skylines
Mike Driver

Jar Jar Binks Fan Club
trying on a metaphor
RMH
d e v o n
Show & Tell

Product Placement
𓃗

roma★
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Xuebing Du
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
will byers stan first human second

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Brazil

seen from Bangladesh
seen from Colombia
seen from United States
seen from France
seen from Russia
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Saudi Arabia
seen from Spain

seen from Türkiye
seen from Tunisia
seen from Ecuador

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Australia
@faizahsblog
Merayakan cemas
are u oke?
Still sad, but it's oke. At least kecemasan akan ketidakpastian itu akhirnya berhenti.
Kamu layak dicintai dengan jelas. Bukan abu-abu.
Itulah yang selama ini kamu inginkan, bukan? Hidup dengan tenang. Hidup tanpa debaran-debaran.
Maka, tarik napas lebih dalam. Kalau bisa dengan mata terpejam. Aku tau seingin apa kamu mendamba tenang. Seusaha apa kamu menaklukkan ribut yang bersarang. Serumit apa negosiasi yang kamu lakukan dengan separuh hatimu yang lain.
Untuk masalah ini, tolong selalu pilih diri sendiri. Tolong jangan kehilangan lagi untuk yang kesekian kali.
I'm back again
Jika kamu merasa suntuk, lelah dengan hidup, merasa ada yang kosong dalam dirimu, merasa sangat berdosa sebagai hamba, mungkin buku ini bisa membuatmu merasa aman dan mengisi baterai jiwamu yang sedang kritis.
Buku edisi lama, dibeli tahun 2018 dan ini telah kubaca dua kali dan tetap menjadi salah satu buku favoritku.
Seakan jiwaku kembali di tarik dari dasar kegelapan yang dalam, sambil dinasehati secara perlahan dalam setiap lembar halamannya. Bahwa inilah hidup, kita pasti di uji, dengan keberhasilan, kegagalan, harta dan ekspektasi sendiri. Apakah kita akan bersyukur di tengah rasa sabar yang terkikis? Sungguh, Allah Maha Melihat lagi Maha Bijaksana, tiada satupun takdir dan peristiwa terjadi kecuali atas izin Allah, yang membuat kita kadang goyah adalah ketika kita merasa paling benar dalam mengatur rencana kita, merasa paling tahu segala konsekuensi dari setiap keputusan, padahal, kita tidak tahu apa-apa dan tidak bisa apa-apa tanpa pertolongan Allah.
Selamat membaca dan berburu buku yang mulai langka ini di toko oren📚
Malam minggu, 16 Mei 2026 22.23 wita
Merapikan rumah. 👑✨️
Beberapa pelajaran yang berhasil diabadikan dalam kurikulum hidup, diramu dalam #menikmatimasa #mendewasabersama.
#DiamondCastle
Istana berlian adalah bayang keimanan akan rumah yang kita upayakan untuk bangun di surga-Nya. Tidaklah sederhana. Dalam mengupayakannya mari bersama!
Istana.
Bertambahlah Keshalihan.
Berbahagialah!
2. Raja Bijaksana Adalah seorang abi yang memberi kasih dengan kata yang seadanya. - Percakapan Menyenangkan.
3. Ratu Tiada Dua
Nasihat ummi perihal banyak hal tidak pernah terlupa.
Jangan menyimpan nama.
Harus dihindari.
4. Tuan Putri. Bagian terbaik sepanjang rumah. Sebab di sini banyak percakapan dengan yang tersayang. Semoga kau pun menjadi yang paling menyayangimu yaa. - Hai diriku. - Kalut. - Deep clean. - Tidak ada yang perlu ditakutkan. - It’s getting hard sometimes.. - Makin menarik. - Aku bersama rindu. - Aku tidak cantik, lalu kenapa? - Mengorbankan mimpi. - Tidak ada yang berharga. - Mom’s trial. - Semua sedang terlelap, sayang.
5. Pangeran.
Ajari Aku.
Aku tak lagi berharap kau menang.
Barangkali, bukan hanya istanaku.
Bukan Pernikahan.
Mengejar ketinggian.
#TemanKelana
Dalam perjalanan mencari bekal menuju istana, kita senantiasa bertemu dengan orang - orang membawa suka, membawa takwa, membawa bahagia. Atau sebagiannya menyelip perih, menyelip sedih. Siapapun yang bersinggah atau mencipta betah, pasti memberikan pelajaran.
Tameng atau topeng.
Menyamakan irama langkah.
Baik-Nya jauh lebih layak.
#Candu
Candu itu bernama ilmu, membangun setiap senti istana memerlukan banyak sekali partikel kecil dan besarnya.
Titik yang tepat.
Sebuah kekuatan untuk ummat.
#TidakTerulang
Terusik!
Laptop kesayangan.
Badan kamu itu, paling susah buat bohong. Mungkin kalau suara hati, ada suatu hari kamu memilih untuk tuli. dan logika, kamu paling kreatif membuat alasan agar beberapa hal dibenarkan. Kalau badan sakit, ya sakit. Mungkin kamu tidak diciptakan sekuat itu sampai badan kamu ngasih sinyal ; nyuruh istirahat.
Untuk kali ini, mari hadir dengan penuh untuk diri sendiri. Menata yang berantakan. Mendefinisikan kembali tujuan-tujuan
Kayanya yah, masih asumsi aja ini; salah satu hal yang gue dapatkan sejak bolak-balik olahraga tuh selain waras adalah punya cukup stamina
Gue bisa abis kerja masih sanggup gym, abis gym masih sanggup house chores alias domestik segambreng udah sama ngajak main anak-anak. Itu juga masih ayo aja kalo diajak main keluar sama warga serumah. Malemnya tidur, bangunnya masih oke aja ngga ada pegel sakit lemes yang gimana-gimana dan bisa mulai aktifitas baru lagi.
Paling kerasa tuh kalo abis nonton festival musik yang tipe tiga hari berturut-turut. Kadang sebelum mulai festival tuh bisa gue gym dulu, nyetrika dulu, trus naik krl sampe venue, trus besoknya diulang lagi. Pegel malemnya doang, paginya tu pegel ilang, energinya ada lagi buat berdiri sesorean sampe tengah malem konseran.
Termasuk pas ikut open trip yang jadwalnya nggabisa ditawar. Bangun super early, selesai super late, gitu terus sampe trip selesai. Pulang dari trip jarang banget sakit yang sampe harus bed rest. Paling pedih-pedih sunburn aja. Kadang hari itu sampe rumah, hari itu juga gue unpacked dan nyuci baju. Ada, energinya tuh ada. Bahkan trip terakhir gue bawa ransel isi baju 4 hari, jalan kaki dari staisun krl ke rumah which about 1km-something. Sanggup sanggup aja.
Ini di luar mental draining issue, yah. Murni fisik aja.
Sebagai anak yang dulu gampang sakit, ini tuh ajaib.
Gue ngga overclaimed it happens all the time, ya. Most of the time aja. Tapi buat gue, itu cukup. Makanya tadi gue bilang, gue punya 'cukup' stamina. Cukup aja udah.
Gue ngga se-aktif itu. Kegiatan gue juga banyakan di rumah. Gue hanya bersedia mendatangi keramaian-keramaian tertentu aja, ngga semuanya. Tapi untuk kegiatan-kegiatan mundane gue ini, this feels so right. Gue merasa sudah melakukan hal yang tepat.
Tetep capek, tapi capek yang cukup, bukan capek yang nggabisa ngapa-ngapain, dan capek yang cepet pulih, bukan capek yang takes weeks to recover.
Tetep sakit, tapi sakit yang jarang-jarang, bukan sakit yang sampe rutin berkala atau sakit yang harus berhari-hari banget baru bugar lagi.
Pegel mah masih. Butuh pijet juga masih. Ngantukan juga masih. Ngga, gue ngga se-superhero itu. Tapi semuanya 'cukup', sesuai yang gue butuhkan, sesuai yang gue cari, sesuai yang mau.
This just feels kinda right.
I think I did a pretty good job, didnt I?
Dalam perjalanan mengembalikan "spark" dalam diri ✨
segala puji bagi Allaah yang telah menguatkanmu melalui hari-hari yang tidak mudah. yang telah memberikan banyak nikmat kepadamu
ku tulis ini utkmu wahai diriku sendiri.
my dear, aku percaya bahwa sebelum kamu memutuskan sesuatu itu semua sudah melalui banyak pertimbangan. bahkan membeli sesuatu untuk dirimu sendiri saja kamu akan mempertimbangkan baik dan buruknya serta pertimbangan yang lainnya hingga mencapai final keputusan membeli atau melepaskannya. aku tak pernah meragukan penilaianmu, sebab akupun tau sebelum memutuskan itu kamu sudah meminta kepada RabbMu yang Maha Penyayang. aku tau betul bahwa kamu tak pernah menyesal atas sesuatu yang telah kamu putuskan. komitmenmu sederhana bahwa kamu akan mencintai sesuatu itu hingga akhir. sebab itu indah menurut penilaianmu. aku tak akan mendebat itu sebab aku menyukai caramu yang manis itu.
setelah atas hal apapun yang kamu putuskan, percayalah, bahwa aku akan tetap menyayangimu tanpa syarat. akan merangkulmu dengan penuh kasih. sebab kamu berhak mendapatkan kebahagiaanmu.
aku mencintaimu wahai diriku, untuk itulah aku tak pernah lelah untuk mendoakan mu selalu. sebab aku percaya jika kamu cukup dengan dirimu, cukup dengan cinta pada dirimu, maka kamu akan dengan mudah juga untuk mencintai orang lain. dengan tulus, dengan tnang, dengan elegan, dan mendoakan banyak kebaikan serta keberkahan untuk mereka terutama pasanganmu saat ini. jangan pernah lelah untuk terus belajar, ya. bertumbuh dengan hati yang ikhlas. sebagaimana ibunda Khadijah Radhiyallahu anha yang beliau cukup dengan dirinya, beliau totalitas berkhidmat kepada suaminya. dan Ibunda Khadijah Radhiyallahu anha menetap lama dihati Rasulullah shalallahu alaihi wassalam.
untuk bertumbuh kamu tak perlu tergesa-gesa. cukup berjalan perlahan dengan penuh kesadaran. menikmati setiap momen yang telah Allaah anugerahkan untukmu. jangan terlalu keras kepada dirimu sendiri, ya. Allaah menyayangimu apapun keadaanmu, maka lakukan hal yang sama utk dirimu sendiri. sekali lagi, aku mencintaimu dengan banyak cinta wahai diriku sendiri. hiduplah dengan bahagia, hiduplah dengan terus menebar manfaat, kebaikan, dan nilai yang sebagaimana terus kau perjuangkan. melembutlah selalu wahai diri, melembutlah.
aku merasa ya, salah satu bentuk pertumbuhan kita sebagai manusia adalah dengan banyaknya ludah yang kita jilat sendiri, perkataan yang kita tarik kembali, dan keputusan yang terus berubah-ubah. dan ternyata nggak papa kok untuk memutuskan tidak lagi menjadi orang yang sama sebagaimana kita dikenal oleh banyak orang. nggak papa untuk medefinisikan ulang mimpi kita, hidup yang ingin kita jalani, ataupun merevisi pilihan yang telah kita ambil.
perubahan tersebut bukan karena kita adalah seseorang yang plin plan, melainkan karena dalam perjalanan hidup, kita pasti akan melewati berbagai kejadian, mengalami banyak hal, dan bertemu dengan lebih banyak orang yang secara tak sengaja mengubah pola pikir kita dan mempertemukan kita dengan opsi yang rasanya lebih ingin kita jalankan.
akan selalu ada putar balik dalam hidup. kepribadian yang tak lagi relevan. kebiasaan yang butuh untuk dihentikan. dan hal-hal yang perlu kita pikirkan ulang.
bila kita tak pernah kepikiran untuk melakukan itu semua, bukankah itu sebuah tanda bahwa kita tak beranjak ke mana-mana. selalu stay dengan diri kita yang tak berkembang karena berusaha menyamankan diri dengan bagian dari diri dan hidup kita yang butuh untuk diperbaiki dan dimaksimalkan.
sebagaimana kata orang-orang bijak, "hidup yang tak pernah dipikirkan adalah hidup yang tak pantas untuk dijalani."
🧕🏻 "Emangnya kamu ga cape? Nanti habis loh energinya. "
🧕🏼 "ngobrol sama kamu mah energinya ngga akan habis. "
Aku mengerti dengan baik bahwa beberapa orang hadir dalam hidup ada misi dan masanya. Untuk sahabatku satu inii, jangan habis habis yaa masanyaa :' masih banyak misi yang harus kita diskusiin ; refleksi Ramadan, ide bisnis, insight buku yang dibaca, ah, kebijakan kebijakan yang akhir akhir ini bikin geleng geleng kepala juga harus kita bahas! Ayo berteman selamanya! Selamanya sampe surga!
Kalau Ramadan bulan pendidikan, maka aku ingin bilang "yaa Allah, aku ingin kelas tambahan." 🫴 🥹
Kalau Ramadan pergi, kamu tetep jadi hamba Allah yang baik yaaa
Dulu , waktu Ustadz Nuzul Dzikri baca QS. Ali Imran 190–194 saat sholat. Pulangnya langsung buka tafsirnya, dan ternyata maknanya deep bgt
Kita sering punya checklist hidup yg panjang: ingin menikah, punya rumah, usaha lancar. Tp di ayat ini, Allah justru mengajak kita melihat hal sederhana: langit, bumi, dan pergantian malam.
Seolah Allah sedang mengingatkan: “Jika alam semesta yang sebesar ini saja Aku atur dengan presisi, mengapa kamu masih sebegitu khawatirnya dengan jalan hidupmu?"
Orang yg disebut Ulul Albab (orang yang berakal) dalam ayat ini juga punya harapan besar. Tapi mereka tidak memaksa masa depan.
Doa mereka tulus: “Ya Rabb kami, berikanlah kepada kami apa yang telah Engkau janjikan.”
Bukan mendikte waktu. Apalagi menuntut takdir.
Tapi percaya, bahwa jika sesuatu memang baik untuk kita, Allah akan menuntunnya datang pada waktu yang paling tepat. Mungkin yang sedang Allah bangun saat ini bukan cuma masa depan kita, tapi kapasitas hati kita.
Agar lisan ini makin sering berucap: "Subhanaka, ma khalaqta hadza bathila" (Maha Suci Engkau, tidak ada yang Engkau ciptakan sia-sia).
Aamiin ya Mujibas Sailin
You must live with the conviction that Allah loves you, wants to forgive you, doesn't desire hardship for you, intends ease for you, will compensate you with better, gives you grief to mature you, isolates you to enjoy your company alone & place trials to humble you. Be patient.
Kamu harus hidup dengan keyakinan bahwa Allah mencintaimu, ingin mengampunimu, tidak menginginkan kesusahan bagimu, bermaksud memberikan kemudahan bagimu, akan mengganti kesusahanmu dengan yang lebih baik, memberikan cobaan untuk membuatmu lebih dewasa, menjauhkanmu dari orang lain agar kamu dapat menikmati kesendirianmu, dan memberikan ujian untuk membuatmu rendah hati. Bersabarlah. (imaanovernafs)