Sejak Ammar masih di dalam kandungan, saya dan Mas memiliki kesamaaan pemikiran, kelak Ammar dapat tumbuh menjadi anak yang gemar membaca, mencintai ilmu. Untuk itulah, semasa hamil saya rajin membeli&membaca buku. Kalo si Mas pulang, tugasnyalah membacakan buku ke Ammar yang masih di dalam perut. Menjelang kelahiran Ammar, selain menyiapkan berbagai kebutuhannya, kami juga telah bersiap dengan buku buku cerita untuk nanti dibacakan ke Ammar. Hal ini tidak hanya kita bicarakan berdua, tetapi dari jauh jauh hari Mas juga telah mengomunikasikan hal ini kepada keluarga terutama Ibu yang menjaga Ammar sehari-hari saat saya di kantor. Alhamdulillah, sekarang kalo main ke toko buku, Ammar sudah bisa milih sendiri buku yang dia mau(dan itu tidak bisa ditukar). Dia juga suka milih sendiri buku apa yang mau dibacakan. Ammar juga sudah pintar menebak aktivitas2 sederhana yang ada di dalam buku yang sedang dibacakan kepadanya. Misal, di dalam buku si tokoh cerita sedang berhadapan dengan gelas, maka Ammar akan berkata "nyunyu" (minum), atau saat ada piring dia akan berkata "mam" (makan) atau saat si tokoh cerita sedang bermain bola, dia akan menunjuk dan berkata "a" (bola) lalu mengambil bola kepunyaannya, atau saat ditunjukkan buku tentang hewan, dia bisa menyebutkan namanya apa. Ammar yang saya dan suami perhatikan adalah lebih ke tipe visual. Dia sebelumnya belum pernah melihat kelinci asli. Selalu dari gambar (itupun bukan gambar sebenarnya). Nah saat kami ajak Ammar melihat kelinci langsung, dia tau itu namanya kelinci. MasyaAllah.. begitu juga soal makanan ataupun buku. Ammar bisa melihat buku favoritnya yang terletak di atas lemari setinggi sekitar 1 meteran yang kalo dari bawah cuma keliatan pinggirnya aja. Ammar akan berkata antusias dan menunjuk "kuku kuku kuku" (buku). Tabarakallah. Begitulah Ammar.. tidak akan habis membuat kami tertawa dan terkejut melihat tingkah polahnya. . Photo by: @putrisoekarno Model (dadakan): @ririjayanti . . #membacakannyaring #readaloud #baby #parenting #ceritatentangammar