Halaman 108.
Menahan amarah.
Rasa-rasanya ingin membalas dendam ketika disakiti.
Rasa-rasanya ingin menjahati mereka yang telah melukai.
Rasa-rasanya ingin menampar mereka dengan kata-kata yang lebih pedas.
Tapi, harus sabar meredam semua murka yang ada.
Ya, begitulah.
Karena apa yang dilakukan ketika diri sedang marah justru tidak akan pernah menyelesaikan permasalahan yang ada, malah membuat semuanya semakin panjang dan tidak ada ujungnya.
Lagipula kalau kita tersulut dengan mudahnya, seperti keluar dari karakter kita yang penuh dengan dendam.
Memang secara logika, dengan membalas kita pun merasa puas dan senang melakukannya, tetapi itu sama saja membuat kita sama jahatnya dengan mereka yang telah melukai kita. Apa bedanya kita dengan mereka?
Tuhan tidak tidur, biar kita menenangkan hati, pikiran, dan terus melakukan yang terbaik. Ada Tuhan yang akan memberi keadilan.











