sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.. demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.. . terkadang aku bertanya-tanya mengenai ayat Tuhan yang satu ini.. mengapa suami istri Tuhan sebut sebagai satu daging, sedangkan orangtua dan anak yang disebut darah daging namun suamilah yang 'meninggalkan' orangtuanya kemudian bersatu dengan istrinya? bukankah kalau logika mikirnya darah daging itu lebih kuat daripada cuman daging? . aku berharap, suatu hari saat anakku memiliki istri aku tidak akan membebaninya dengan 'tanggungjawab sebagai anak'.. aku akan berusaha mengingat dan menanamkan ayat ini bahwa suamiku pun bersatu denganku maka anakku harus bersatu dengan istrinya.. memiliki anak bukan berarti memiliki budak yang wajib patuh pada orangtua kalau enggak nanti jadi batu.. jadi ingat cerita koko tentang seseorang yang mengambil uang perusahaan kemudian menyuruh anaknya berbohong mengatakan kalau bapaknya tidak ada di rumah.. waktu didatangi rumahnya oleh sang pimpinan si anak bertanya : namanya siapa dulu? kalau namanya A(pimpinan nya) bapak gak ada.. . selamat pagi, God bless . #latepost #menghitungsenja #saatnyasarapan #Godblessus #rasahbaper #rasahngrasani #rasahdipikirtimbangkowemumet :D






